Stres Bikin Wajah Terlihat Tua

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Ada banyak hal yang dapat menyebabkan stres, antara lain masalah di tempat kerja, perselisihan dalam rumah tangga, dan lain sebagainya. Salah satu solusinya adalah mencari akar permasalahan stres agar segera dapat diselesaikan, sehingga tidak berlarut-larut.

Mengapa demikian? Stres yang berkepanjangan, dikutip dari Hellosehat, akan membuat wajah tampak terlihat tua dari usia Anda. Stres biasanya dimulai dari rasa ‘kewalahan’ akibat banyaknya tekanan dari luar dan dalam diri yang telah berlangsung cukup lama, baik secara fisik, mental, dan emosional.

Saat dilanda stres, tubuh Anda ‘membaca’ adanya serangan atau ancaman. Sebagai mekanisme perlindungan diri, tubuh akan memproduksi berbagai hormon stres seperti adrenalin, kortisol, dan norepinefrin. Peningkatan produksi hormon stres ini membuat denyut jantung meningkat, pernapasan lebih cepat, otot menegang, dan tekanan darah Anda naik.

Nah, kulit adalah organ yang paling pertama merasakan segala perubahan dari lingkungan luar, perubahan suhu panas atau dingin, paparan bahan kimia berbahaya, hingga tekanan yang bisa merusak kulit.

Lalu kulit mengerjakan tugasnya ini lewat reseptor rasa sakit yang tertanam di bawah lapisan kulit bernama nosiseptor. Kulit juga berperan untuk merespon berbagai peradangan dan gangguan sistem kekebalan tubuh.

Penelitian yang diterbitkan Journal of Inflammation & Allergy Drug Targets mengungkapkan, otak melepaskan hormon pelepas kortikotropin atau CRH. Setelahnya, CRH merangsang kelenjar pituitari untuk melepaskan ACTH dan merangsang kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon stres kortisol. ** Baca juga: Flu Juga Bisa Disebabkan Oleh Faktor Genetik?

Salah satu efek hormon kortisol adalah membuat kulit cepat mengendur. Hormon kortisol disinyalir juga memperparah produksi minyak alami (sebum) dan menyebabkan jerawat. Itu yang menyebabkan stres bikin cepat tua.

Jadi jangan biarkan stres Anda berlarut-larut, ya.(ilj/bbs)