Home / Banten / KPU Kabupaten Tangerang Tak Punya Gudang Untuk Simpan Logistik Pemilu
kabar6.com
Gedung KPU Kabupaten Tangerang.

KPU Kabupaten Tangerang Tak Punya Gudang Untuk Simpan Logistik Pemilu

Kabar6-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang tak memiliki gudang penyimpanan logistik di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yang merupakan gabungan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.

Dijelaskan Sekretaris KPU Kabupaten Tangerang, Willy Partria, bahwa hal tersebut selain menyulitkan penyelenggara pemilu untuk mendata jumlah pemilih, juga akan menyulitkan penyelenggara yakni KPU untuk menampung logistik seperti surat suara dan kotak suara.

“Karena, kami tidak ada anggaran untuk sewa gudang yang nilainya mencapai hampir Rp2 miliaran. Sementara gudang harus ada untuk menampung kotak suara,” terang Willy Patria kepada media diruang kerjanya.

Mantan Kasubag Keuangan KPU Kabupaten Tangerang, itu menyebut bila dirinya kesulitan mencari solusinya. Maka, untuk itu pihaknya saat ini tengah mengajukan anggaran melalui hibah ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sekitar Rp2 miliar.

Dan, lanjut Willy, itupun hanya cukup untuk sewa gudang penampungan kotak suara saja. Sementara untuk kegiatan yang lain, pihaknya masih mencari alokasi dari anggaran lain.

“Sebab dengan jumlah pemilih yang hampir mencapai 1.871.167, belum termasuk pemilih pindahan dan pemilih yang hanya menggunakan KTP, KPU harus menyiapkan logistik yang maksimal. Belum lagi jumlah kotak surat suara yang saat ini terdiri dari 5 kotak suara di masing-masing TPS dari jumlah TPS yang hampir mencapai 9000,” ujarnya.

Willy menambahkan, saat kotak suara itu kosong mungkin saja bisa ditumpuk di gudang KPU yang disewa dari pihak swasta.

Namun gudang itu tidak cukup untuk menampung kotak suara yang sudah terisi surat suara hasil pencoblosan, tentu akam membutuhkan tempat yang cukup luas.

“Untuk Pasar Kemis saja TPS nya cukup banyak. Bagaimana jika kotak suara itu harus ditampung hingga ada gugatan MK. Paling tidak kami harus menyewa gudang tempat kotak suara itu minimal lima bulan,” tambahnya.

Belum lagi kotak suara se-Kabupaten Tangerang yang dari jumlah TPS sebanyak 8.982 TPS dikali 5 kotak suara atau sekitar 44 ribuan lebih kotak suara yang harus ditampung.**Baca juga: Mts Al Hidayah Siap Selenggarakan UAMBN-BK dan UNBK Mandiri.

Ini bukan jumlah yang sedikit. Sementara gudang yang ada di KPU, untuk menampung logistik kebutuhan TPS saja sudah tidak memungkinkan.(bam)

Check Also

kabar6.com

Kasus Pemecatan Karyawan PT PAI Tidak Diketahui SPSI

Kabar6-Kasus dugaan pemecatan sepihak yang dilakukan oleh PT. Pratama Abadi Indutri (PT PAI), terhadap salah ...