oleh

Berkenalan dengan Hormon Pemicu Orgasme

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Satu kata yang didamba banyak pasangan saat bercinta adalah dapat meraih orgasme secara bersama-sama. Sayangnya, tidak semua orang dapat menikmati atau meraih orgasme.

Diketahui, orgasme ternyata bisa dipicu oleh sejumlah hormon. Terdapat empat jenis hormon yang bisa ‘menuntun’pria dan wanita untuk meraih orgasme. Dikutip dari Sehat Fresh, ini dia hormon yang dimaksud:

1. Testosteron
Hormon yang banyak terdapat dalam tubuh pria ini memiliki fungsi sebagai pengatur libido. Sementara pada wanita, hormon ini memiliki fungsi untuk meningkatkan hasrat seksual.

Anda dapat mendongkrak hormon ini dengan berolah raga, mengonsumsi kacang-kacangan, dan sejumlah suplemen. Hal yang dapat mengurangi kadar hormon ini adalah tekanan darah tinggi, stres, dan konsumsi alkohol.

2. Estrogen
Kebalikan testosteron, hormon ini banyak diproduksi oleh wanita dan sedikit pada pria. Pada wanita, hormon ini diproduksi oleh ovarium. Fungsinya untuk mengatur siklus menstruasi wanita, menjaga tingkat mood, dan memicu gairah wanita.

Hormon ini juga bisa menjadi stimulator yang mengarah pada orgasme. Dongkrak hormon ini dengan mengonsumsi gandum, kedelai, dan sejumlah suplemen. Sementara hormon estrogen dapat menurun karena stres, tubuh gemuk, dan malnutrisi atau kekurangan nutrisi.

3. Endorfin
Hormon ini merupakan morfin alami tubuh yang mempunyai sifat dapat menghilangkan rasa sakit. Diproduksi dari kelenjar pituari dan hypothalamus yang letaknya di tulang belakang ketika sedang bercinta atau sedang melakukan olahraga.

Ketika hormon ini keluar saat orgasme, maka seseorang akan merasakan nyaman dan senang. Selain itu, hormon endorfin dapat menjadi penghilang stres, menahan rasa sakit serta memperbaiki mood.

4. Oksitosin
Seringkali disebut sebagai hormon cinta atau cuddling hormone. Oksitosin adalah booster ikatan yang membantu persalinan dan membuat ikatan antara ibu dan bayi.

Oksitosin banyak ditemukan di dalam ASI. Namun, kenyataannya hormon ini diproduksi secara alami di otak dari kedua jenis kelamin. Pada pria, konsentrasi moderat oksitosin memfasilitasi ereksi Mr P dan mempercepat perilaku ejakulasi.

Hormon ini banyak berada di hypothalamus dalam otak manusia terkait urusan seksualitas. Artinya, ketika mendapatkan rangsangan di area payudara, maka tubuh wanita secara otomatis akan menghasilkan hormon oksitosin yang cukup banyak.

Jika semakin banyak produksi hormon oksitosin saat bercinta, disebutkan hasil studi, maka semakin kuat pula orgasme yang akan diraih oleh seseorang. ** Baca juga: Benarkah Wanita Memang Butuh Masturbasi?

Stres dan kurangnya sentuhan fisik dapat ‘membunuh’ hormon ini. Sebaliknya, hubungan kasih sayang dan perhatian yang kuat akan ‘memelihara’ hormon ini.

Semoga bermanfaat.(ilj/bbs)

Berita Terbaru