oleh

Jangan Asal Beli, Pilih Camilan Online yang Sehat

Kabar6-Saat urusan di luar rumah mulai dikurangi selama pandemi COVID-19 ini, tidak sedikit orang yang berbelanja melalui online, termasuk untuk urusan makanan atau camilan.

Ada banyak jenis camilan unik yang kerap dijajakan secara online. Dengan harga terjangkau serta metode pengiriman yang mudah, camilan online pun laku keras.

Meskipun begitu, Anda tetap harus berhati-hati memilih camilan yang dijajakan secara online, dan sebisa mungkin utamakan untuk memilih sehat. Diketahui, camilan adalah salah satu trik untuk memberi tambahan energi. Saat kadar gula darah mulai menurun tapi jam makan masih lama, camilan bisa memberi suntikan fokus dan konsentrasi.

Meski camilan online tak selalu berdampak buruk pada kesehatan, apabila Anda tahu cara memilih jenis camilan yang sehat serta menyesuaikannya dengan kebutuhan nutrisi, maka Anda bisa menikmatinya tanpa rasa bersalah. Melansir klikdokter, berikut adalah cara cerdas memilih camilan yang dipasarkan secara online:

1. Perhatikan komposisi nutrisi yang terkandung dalam camilan
Mungkin ini agak sulit karena banyak camilan online yang diproduksi rumahan, sehingga banyak yang tidak punya label, apalagi menuliskan komposisi nutrisi. Namun, setidaknya Anda bisa mengira-ngira bahan-bahan apa saja yang digunakan.

Ketahui apakah zat gizi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral termasuk di dalamnya. Apabila ternyata kandungan nutrisinya terlalu sedikit, lebih baik pilih yang lebih sehat.

Alternatif lainnya, Anda bisa memberikan topping atau tambahan untuk melengkapi nutrisinya. Misalnya menambahkan potongan buah di atas camilan seperti kue leker atau tipker, untuk mencukupi kebutuhan serat, vitamin, serta mineralnya.

2. Hindari camilan yang tinggi indeks glikemiknya
Makanan yang tinggi indeks glikemiknya menandakan seberapa banyak kandungan karbohidrat sederhana di dalamnya, misalnya makanan yang dibuat dari banyak tepung terigu atau gula pasir.

Tanda lainnya adalah camilan tersebut memiliki rasa yang sangat manis, tapi sangat mudah dicerna alias teksturnya lunak. Contohnya adalah biskut, kue kering, atau aneka bolu.

Makanan dengan indeks glikemik yang tinggi cenderung membuat gula darah seseorang melonjak naik dengan drastis. Terlalu banyak mengonsumsi camilan yang indeks glikemiknya tinggi berisiko mengalami kenaikan berat badan dan terkena penyakit diabetes. Ini karena camilan seperti ini akan menyebabkan Anda cepat lapar lagi.

Camilan online yang berbahan dasar buah-buahan dan sayur-sayuran bisa menjadi pilihan camilan yang tidak mengandung indeks glikemik tinggi.

3. Hindari sering mengonsumsi camilan yang digoreng
Menggoreng dengan minyak goreng pada suhu yang tinggi menyebabkan perubahan rantai asam lemak menjadi tidak sehat. Asam lemak jenuh sangat banyak terkandung dalam makanan yang digoreng.

Hal ini menimbulkan risiko terjadinya penumpukan kolesterol di dinding pembuluh darah, yang bisa berujung pada penyakit jantung koroner dan stroke.

Batasilah mengonsumsi camilan yang diolah dengan cara digoreng. Jika memang telanjur mengonsumsinya atau terlalu menyukainya, barengi dengan konsumsi makanan sehat dengan proses memasak yang lebih sehat, yaitu dengan direbus, dikukus, atau dipanggang.

4. Batasi konsumsinya
Camilan tak perlu dikonsumsi banyak-banyak, konsumsilah secukupnya untuk mengisi perut. Jenis camilan yang tidak sehat ditambah porsinya yang banyak dapat meningkatkan risiko kesehatan seperti obesitas dan gangguan pengaturan gula darah.

Jika camilan yang dimakan tergolong sehat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh, maka Anda dapat memperoleh manfaat berupa peningkatan kadar glukosa darah yang sudah mulai menurun.

Kurangnya kadar glukosa darah akibat jam makan yang telah lama lewat bisa memberikan gejala seperti pusing, berkunang-kunang, mual, muntah, dan pandangan kabur. Hal ini bisa menyebabkan Anda tidak dapat fokus atau konsentrasi.

Untuk belanja camilan online berikutnya, lebih baik pilih yang lebih sehat. Mulai dari kacang-kacangan, biji-bijian, granola, buah kering, muesli, dan masih banyak lagi. ** Baca juga: Tidak Gunakan Masker Saat Mengendarai Mobil Pribadi, Aman atau Tidak?

Perhatikan juga porsinya dan selalu kombinasikan dengan makanan bergizi lengkap lainnya. Dengan begitu, kesehatan Anda akan tetap terjaga.(ilj/bbs)

Berita Terbaru