oleh

TikToker Asal Prancis Ditolak Masuk Thailand Karena Gemar Sindir Raja Mereka

Kabar6-Seorang Tiktoker yang juga warga negara Prancis bernama Yan Marchal ditolak masuk ke Thailand. Bukan tanpa alasan, Marchal disebut membahayakan masyarakat, dan dikenal gemar mengkritik pemerintah serta monarki Thailand termasuk Raja Thailand Maha Vajiralongkorn.

Marchal sendiri, Melansir SCMP, telah tinggal di Thailand selama hampir 20 tahun, namun pihak imigrasi melarangnya masuk saat tiba di Negeri Gajah Putih itu. Pengacara Marchal, Nadthasiri Bergman, mengungkapkan alasan penolakan adalah perilaku Marchal membahayakan masyarakat. Marchal adalah selebritas Tiktok dengan pengikut lebih dari 560 ribu orang. Ia fasih berbicara bahasa Thailand dan kerap menyindir pemerintah.

Dalam sejumlah video, Marchal mengenakan kemeja dengan tulisan yang menyerukan penghapusan undang-undang penghinaan kerajaan dan reformasi monarki. ** Baca juga: Seorang Wanita Inggris Dilarang Secara Permanen Oleh TikTok Karena Belahan Payudara Kelewat Besar

Diketahui, Thailand memiliki undang-undang yang ketat terhadap penghinaan terhadap monarki. Pelaku yang menghina monarki terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

Kaum konservatif Thailand menganggap monarki itu suci, mereka memandang penghinaan terhadap Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan monarki sebagai ancaman bagi masyarakat.

Protes anti-pemerintah telah dimulai sejak tahun lalu. Protes yang diisi anak muda itu menantang tabu selama beberapa dekade. Mereka berani menyuarakan kritik terhadap Raja Thailand.(ilj/bbs)