oleh

Sadis! Gamer Asal Brasil Bunuh Seorang Remaja Putri dan Bagikan Videonya

Kabar6-Guilherme Alves Costa (18), seorang gamer di Brasil tega membunuh lawannya, Ingrid Oliveira Bueno da Silva (19), yang dikenal saat online. Mirisnya lagi, Costa merekam jenazah da Silva yang dalam kondisi berlumuran darah. Costa membunuh remaja perempuan itu dengan cara menikam berulang kali.

Video mengerikan itu, melansir Independent, dibagikan oleh Costa melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Kemudian, Costa membuat rekaman singkat lain berisi pengakuan, “Saya benar-benar membunuhnya.” Peristiwa pembunuhan itu sendiri terjadi di rumah pelaku di Sao Paulo. da Silva diketahui sudah dua kali datang ke rumah Costa setelah mereka berkenalan online.

Jasad da Silva pertama kali ditemukan oleh kakak Costa, dengan penuh luka tikaman. Sementara Costa melarikan diri hingga menjadi buronan polisi. Dalam pelarian tersebut, Costa menghubungi keluarganya dan memberi tahu akan bunuh diri.

Namun, sang kakak berhasil membujuk Costa untuk mengurungkan niatnya. Lalu, Costa menyerahkan diri kepada polisi setelah berhasil ditenangkan kakaknya. Dalam pemeriksaan, Costa tak mengungkap secara jelas motifnya membunuh da Silva. “Saya cuma ingin,” kata remaja pria itu.

Penelusuran lebih lanjut mengungkapkan, Costa mengeluhkan lelah dengan kehidupannya, tidak punya tujuan apa pun, serta tidak cocok banyak orang. Ia juga sudah merencanakan kejahatan selama dua pekan.

Costa menulis buku setebal 52 halaman yang menjelaskan motif pembunuhan itu. Polisi sudah mendapatkan salinan buku tersebut sebagai bagian dari penyelidikan. ** Baca juga: Bocah Satu Tahun di Rusia Jatuh dari Ketinggian 50 Meter Saat Kedua Orangtuanya Mabuk

Sementara itu, keluarga Costa merasa shock dengan kejadian itu, dan mengatakan bahwa Costa merupakan anak yang baik. Ibunda Costa mengatakan, da Silva pernah berkunjung sebelumnya dan kedua anak itu tampak seperti teman biasa.

da Silva merupakan gamer profesional bergabung dengan tim FBI E-Sports dan memiliki nama panggilan Sol di game Call of Duty Mobile. Sementara Costa bermain untuk tim lain, Gamers Elite, dengan nama panggilan Flashlight.(ilj/bbs)

Berita Terbaru