1

Kejari Tangsel Awasi Serapan Belanja Tidak Terduga Covid-19

Kabar6.com

Kabar6-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan memastikan pengawasan terhadap alokasi anggaran penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid19). Dana segar yang bersumber dari kas negera ini dikemas dalam postur belanja tidak terduga.

“Memang ada beberapa instansi mengajukan anggaran yang tidak terduga untuk penanganan Covid19,” ungkap Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Siti Baroqah, Selasa (14/4/2020).

Ia menyebutkan, organisasi perangkat daerah di Kota Tangsel yang dimaksud antara lain, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan.

“Kejari masuk dalam tim Gugus Tugas Covid-19, dimana tugas kami sebagai pengawas dan akuntabilitas,” klaim Baroqah.

**Baca juga: Pendapat RT/RW di Tangsel Terbelah Soal Insentif Gugus Tugas Covid-19.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangsel menyebutkan telah melakukan pergeseran mata anggaran program dan kegiatan dari APBD 2020 sekitar Rp100 miliar lebih untuk menanggulangi wabah Covid-19. Daerah ini sudah pandemi corona yang masuk zona merah.

Sementara itu, pemerintah pusat maupun provinsi juga bakal mengucurkan dana bantuan sosial. Tetapi nominalnya belum bulat karena pembahasan intensif masih terus berlangsung.(eka)




PT KCI Sebut Rawan Aksi Warga Lebak Timpuki Kereta

Kabar6.com

Kabar6-Sikap kurang patut kerap dilakukan oknum warga yang bermukim di sekitar bantaran rel kereta api jalur Kabupaten Lebak. Warga terlihat bermain di rel, dan bahkan menimpuki rangkaian commuter line yang sedang melintas.

“Karena kereta kan merupakan fasilitas bersama yang harus kita jaga bersama,” kata Community and Event PT Kereta Computer Indonesia, Akbar, Selasa (14/4/2020).

Ia jelaskan, sebenarnya PT KCI sudah sering turun langsung ke lapangan bersama pemerintah daerah untuk sosialisasi sambil mengedukasi tentang bahaya aksi vandalisme warga bantaran rel kereta.

Namun di tengah pandemi Covid-19, kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan. “Kita sedang PSBB dan harus physical distancing jadi tidak memungkinkan. Tapi, bantuan tetap kami salurkan dan berharap pemda bisa mensosialisasikan ke masyarakat untuk bersama menjaga kereta api,” papar Akbar.

**Baca juga: Pemkab Lebak Tambah Dana Penanganan Covid-19 Jadi Rp165 Miliar.

Menurutnya, beragam jenis bantuan sudah diserahkan langsung kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak.

Bantuan berupa 35 kompor gas, 52 selimut, 32 panci, 35 wajan, 37 teko dan 51 set peralatan makan. “Monggo silahkan disalurkan baik untuk warga yang terdampak banjir Januari lalu atau terkait dengan Covid-19,” ujar Akbar.(Nda)




Pendapat RT/RW di Tangsel Terbelah Soal Insentif Gugus Tugas Covid-19

Kabar6.com

Kabar6-Ketua RW 09 Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Gamawati berpendapat
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak perlu memberikan dana insentif serta alat pelindung diri kepada pengurus RT/RW yang aktif bergabung dalam tim Gugus Tugas Covid-19.

“Mengingat tugas ini termasuk tugas sosial dan pengabdian bagi bangsa dan negara. Anggaran dapat dialokasikan kepada tenaga medis yang lebih membutuhkan,” katanya saat dikonfirmasi kabar6.com, Selasa (14/4/2020).

Pengurus lingkungan punya peran sentral dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Gama jelaskan, idealnya memang pengurus RT/RW secara otomatis tergabung dalam tim Gugus Tugas Covid-19.

Alasannya karena penanggulangan wabah Covid-19 merupakan tanggungjawab bersama. “Kami berkenan gabung dan sudah aktif dalam tim Gugus Tugas Covid-19,” jelas Gama.

**Baca juga: Pandemi Covid-19, Begini Skema PSBB Sektor Transportasi di Tangsel.

Dihubungi terpisah, Ketua RT 005/05 Kelurahan Pamulang Barat, Makhroja Siddiq mengakui perlu ada dana insentif asalkan tidak membebani kas daerah. Selama ini operasional pengurus lingkungan sosialisasi hingga menyemprot disinfektan dilakukan secara swadaya.

“Insentif pun jika ada akan kami gunakan untuk kepentingan Gugus Tugas Covid19 tingkat RT,” ujarnya.(yud)




Tiga Orang ini Jadi Narasumber Seminar Online Earn Millions Dollar

Kabar6.com

Kabar6-Seminar online Earn Millions Dollar yang digelar mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara Gading Serpong bersama tiga narasumber kompeten ini dapat Anda saksikan di media sosial instagram dan youtube.

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara, Inco Hary Perdana menjelaskan, seminar online bertajuk Earn Millions Dollar ini dapat menjadi relevansi teman-teman yang sedang berada dirumah untuk tetap mendapatkan penghasilan.

“Terutama generasi-generasi digital native (Millennials) seperti kalian ini yang tidak asing lagi dengan media sosial,” jelas Inco, Selasa (14/4/2020).

Dalam seminar tersebut, Kristo Immanuel (Impersonator) menjelaskan tips bagaimana awal masuk ke dalam industri Instagram dan Youtube.

“Tips awal untuk terjun ke dunia Instagram dan Youtube, kalian harus punya ciri khas sendiri atau self branding,” jelasnya.

Dan, ia berpesan kepada para milenial agar tidak malu untuk memulai suatu usaha. “Karena banyak yang malu-maluin sudah menjadi sukses dan menghasilkan,” jelasnya.

Verawaty (Travel and Lifestyle Content Creator) menambahkan bagaimana cara membuat konten yang menarik dan engage.

“Salah satu caranya adalah membangun relasi dengan cara like dan membalas komentar dari followers,” paparnya.

Sementara, menurut game content creator Reggie Prabowo yang akrab dipanggil Miawaug dan yang pastinya yang ‘heboh banget’, inti dari semua itu adalah konsisten dan penghasilan yang akan didapat menjadi bombastis.

“Temukan jatidiri kalian, buat kontek, eksperimen sebanyak mungkin dan jangan berhenti untuk itu. Walau gagal coba dan coba lagi. Dengan begitu kalian akan menemukan formulanya,” ungkap Miawaug.

Dikonfirmasi Kabar6.com, penyelenggara seminar online Earn Million Dollars, Shindy Wijaya menjelaskan, seminar online ini menjadi titik temu bagi para milenial kreatif yang ingin memiliki penghasilan tinggi di usia muda.

**Baca juga: Bosan di Rumah saat Social Distancing? Bikin Nyaman dengan 5 Kegiatan Ini, Yuk!.

“Seminar bisnis ini berbasis online sehingga para peserta dapat menambah wawasan tanpa harus bergeser dari tempat duduknya,” jelas Shindy.

Shindy berharap semoga seminar online yang digawanginya itu dapat memberikan manfaat kepada para milenial yang mau ‘move on’ penghasilannya.

“Seminar online ini juga menjadi salah satu syarat untuk kelulusan akademi saya,” kelakar Shindy.(fit)




Bosan di Rumah saat Social Distancing? Bikin Nyaman dengan 5 Kegiatan Ini, Yuk!

Kabar6.com

Apakah saat ini kamu sedang menghabiskan waktu kamu di dalam rumah saja, geng? Yup, sekarang ini memang pemerintah menganjurkan seluruh masyarakat untuk beraktivitas di dalam rumah dan menghindari tempat keramaian yang bisa menyebarkan virus corona. Bagi mereka yang biasa beraktivitas di luar rumah, mungkin saat melakukan social distancing di rumah akan mudah merasakan bosan dan jenuh.

Tapi ada baiknya, hal ini perlu kamu lakukan buat menghindari terpapar COVID-19 yang kini tengah membuat seluruh dunia kelabakan. Ini dia lima kegiatan yang bisa kamu lakukan buat mengusir rasa bosan dan jenuh selama dirumah.

1. Berolahraga

Kabar6.com
Sumber: Pinterest.com

Meski kamu hanya di dalam rumah, bukan berarti kamu mengabaikan kesehatanmu lho, geng. Apalagi virus yang sedang melanda Indonesia hingga seluruh dunia ini sangat mematikan, jadi supaya imun tubuhmu tetap kuat dan terhindar dari berbagai virus penyakit, lakukanlah olahraga minimal 15 menit. Kalau biasanya di luar rumah kamu dapat melakukan aktivitas olahraga seperti renang, jogging, dan aktivitas outdoor lainnya. Di rumah kamu dapat melakukan olahraga yang ringan, misalnya senam, treadmill, yoga, zumba serta melakukan gerakan yang menyehatkan lainnya.

2. Melakukan Hobi

Kabar6.com
Sumber: Pinterest.com

Kalau kamu memiliki hobi yang bisa dilakukan di dalam rumah, seperti bermain musik, membuat kue, melukis, dan membuat cerita novel, tuangkanlah supaya kamu bisa melupakan rasa bosan kamu itu selama social distancing. Ini adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan hobi yang kamu sukai itu, apalagi kalau kamu jarang ada waktu buat melakukan hal yang kamu senangi.

3. Mendekor Ulang Rumah

Kabar6.com
Sumber: Pinterest.com

Setelah mengerjakan tugas sekolah atau pekerjaan kantor kamu selesai, cobalah lakukan pekerjaan rumah, seperti membersihkan rumah dan mendekor ulang rumah kamu. Kamu dapat menata ulang dekor rumah supaya suasana rumah jadi lebih beda dan bikin betah berada di dalam rumah. Rumah yang tampak bersih dan rapi tentunya bakal bikin kamu dan anggota keluarga jadi makin nyaman berada di rumah. Menambahkan sedikit dekorasi karya kamu juga bisa banget. Tuangkanlah kreatifitas kamu selama social distancing ini!

4. Main Game

Kabar6.com
Sumber: Pinterest.com

Melupakan sejenak media sosial ketika di rumah bisa menjadi cara yang tepat agar mental kamu jadi lebih baik. Kamu dapat melakukan kegiatan lain misalnya dengan bermain game bareng keluarga di rumah untuk menghilangkan kejenuhan kamu. Cari permainan seru yang bisa kalian mainkan bareng-bareng, seperti game online atau board game. Dijamin bikin suasana di rumah jadi makin seru dan menyenangkan, deh!

5. Nonton Drama atau Streaming Film

Kabar6.com
Sumber: Inwepo.co

Selain bermain game, streaming film atau nonton drama juga bisa menjadi kegiatan selanjutnya yang bisa kamu lakukan supaya tidak bosan. Cobalah pilih drama yang sudah tamat, biar kamu bisa menghabiskan setiap episode selama melakukan social distancing. Kalau kamu mau nonton film, carilah film dengan genre yang seru dan pastinya asyik buat di tonton. Biar aktivitas nonton jadi semakin asyik, pastikan baterai laptop atau HP kamu sudah terisi full ya. Jangan lupa, sediakan cemilan dan minuman segar juga geng.

**Baca juga: Swiss-Belhotel Serpong Tawarkan Paket Work from Hotel no Worries.

Semoga dengan melakukan kegiatan di atas, kalian tidak akan merasa bosan lagi selama berada di dalam rumah. Oh iya, biasakan juga hidup sehat dengan tetap menjaga kesehatan dan biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun sehabis beraktivitas dan saat ingin makan, ya.(Ir)




DPRD Kota Tangerang Pelototi Penggunaan Anggaran Covid-19

Kabar6.com

Kabar6-Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo memastikan terus mengawasi secara ketat penggunaan anggaran penanganan Covid-19 dan jaringan pengamanan sosial (JPS). Ia secara tegas mewanti-wanti kalau anggaran kebencanaan rawan terjadi penyalahgunaan.

“Mari kita awasi bersama. Itu memang rawan, mudah-mudahan di Kota Tangerang tidak lah,” ujar Bowo sapaan akrabnya, Selasa (14/4/2020).

Gatot mengatakan, pengawasan secara ketat terus dilakukan. Meskipun pihaknya tidak ikut serta dalam satuan gugus tugas percepatan penanangan Covid-19.

Ia mengaku, pihaknya telah membentuk Satgas Daerah Lawan Covid-19. Kelompok kerja itu akan terus memantau perkembangan Covid-19 dan distribusi dana JPS agar tepat sasaran.

“Makanya kami informasi dapat dari masyarakat, media, kita juga DPRD turun ke Dapil (Daerah Pemilihan) masing-masing dapat informasi masyarakat. Kemarin ada masyarakat yang merasa layak tapi tidak mendapatkan bantuan, ini harus benar-benar tepat sasaran,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

**Baca juga: Es Teler 77 Hadirkan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook, dan Catering.

Gatot kembali mengingatkan penggunaan anggaran agar benar-benar dipertanggungjawabkan serta tepat sasaran. Jangan sampai anggaran tersebut disalahgunakan.

“Ya harus kita kritisi, dan ditindaklanjuti kalau memang itu betul tidak sesuai mereka harus bisa menjawab. Saya optimis saat ini sesama anak bangsa kita dukung pemerintah untuk fokus dalam penanganan virus corona ini,” tandasnya. (Oke)




Pemkab Lebak Tambah Dana Penanganan Covid-19 Jadi Rp165 Miliar

Kabar6.com

Kabar6-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akan menambah anggaran penanganan wabah corona virus disease 2019 (Covid-19). Rencana semula alokasi dana yang dari hasil refocusing sekitar Rp100 miliar dibutuhkan hingga Oktober mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, Dede Jaelani mengungkapkan, postur anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Covid-19 akan ditambah sebesar Rp65 miliar.

“Kemarin bantuan keuangan Provinsi Banten Rp65 miliar kan Rp5 miliarnya refocusing. Nah, sekarang yang refocusing jadi Rp65 miliar. Jadi total yang dialihkan ke BTT Rp165 miliar,” ungkap Dede, Senin (14/4/2020).

“Kalau BTT ini misalkan kita butuh Rp200 miliar sampai Oktober, ternyata Agustus selesai kan ada sisa nih masuk ke perubahan. Tapi yang bingung, kita nyiapin Rp100 miliar ternyata pandemi belum selesai-selesai, nah duitnya dari mana,” terang Dede.

Pejabat yang merangkap sebagai Koordinator Kesekretariatan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lebak ini menyebutkan ada surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

**Baca juga: Lebak Alokasikan Rp63 Miliar untuk Jaring Pengaman Sosial.

Dede bilang, dalam keterangan surat resmi tersebut menginstruksikan agar dilakukan pengurangan anggaran belanja di setiap kegiatan minimal 50 persen.

“Minimal loh bukan maksimal. Jadi bisa saja nol enggak ada kegiatan dan kita hanya diberi waktu 7 hari 7 hari. Bayangkan, untuk mendata warga saja yang banyak itu 7 hari,” jelasnya.(Nda)




Sepanjang Sejarah, Ini 5 Kalender Paling Aneh yang Pernah Ada

Kabar6-Saat ini banyak orang yang memakai kalender Masehi dan Hijriyah. Nah, selain kalender-kalender tersebut, sejarah mencatat ada banyak kalender yang pernah digunakan orang-orang zaman dulu.

Dan, kalender-kalender tersebut terbilang aneh sekaligus unik. Sistem penanggalan dan tahunnya juga agak berbeda dibanding kalender pada umumnya. Melansir Wowmenariknya, berikut lima kalender paling aneh yang pernah ada sepanjang sejarah:

1. Kalender Maya
Kalender Maya sebenarnya terdiri dari tiga kalender yang berbeda, yaitu Long Count, Tzolkin dan Haab. Kalender Haab memiliki 365 hari, dibagi menjadi 19 bulan, 18-20 hari dalam satu bulan, dan satu bulan hanya dalam lima hari.

Kalender Tzolkin memiliki 13 periode, di mana setiap periode memiliki 13 hari. Kalender ini digunakan untuk menentukan hari upacara Suku Maya dan kegiatan keagamaan lainnya. Sementara itu, Long Count digunakan untuk menentukan frekuensi waktu yang lebih lama atau lebih dikenal dengan Siklus Universal, yang memiliki 2,88 juta hari (sekira 7.885 tahun).

Maya Kuno percaya bahwa alam semesta hancur dan kemudian dibangun kembali setiap 2,88 juta hari. Dari kalender Long Count itulah yang menyebabkan Suku Maya meramalkan bahwa dunia akan berakhir pada 21 Desember 2012 lalu.

Meskipun tak terbukti kebenarannya, Suku Maya tak pernah mengatakan bahwa dunia akan lenyap pada hari itu, melainkan kehidupan yang lama akan berakhir dan akan mulai kehidupan yang baru.

2. Kalender Revolusi Soviet
Kaleder ini pertama kali diperkenalkan di Uni Soviet pada 1929. Ada yang unik dari kalender ini, di mana kalender tersebut tidak mengubah tahun seperti kalender pada umumnya. Sebaliknya, kalender ini memanipulasi minggu dalam setahun, mengurangi jumlah hari dalam seminggu dari tujuh menjadi lima hari.

Jumlah minggu dalam satu bulan jadi meningkat dari empat minggu menjadi enam minggu. Anehnya lagi, pada setiap akhir tahun, ada lima sampai enam hari yang tidak termasuk ke bulan mana pun. Selain itu, terdapat 30 hari pada Februari menurut kalender ini.

Setiap hari pada kalender ini diwakili dengan warna dan huruf Romawi. Pekerja pemerintah atau non-pemerintah mengamati hari libur mereka pada hari yang jatuh pada warna atau nomor. Namun, sistem kalender ini malah mendatangkan kekacauan.

Seorang ibu rumah tangga biasanya memiliki hari libur pada tanggal berwarna biru, sementara suami pada warna merah, dan anak-anak pada warna hijau. Sementara itu, pekerja yang umumnya demoralisasi dan mesin tidak dapat secara rutin libur sesuai ketentuan yang berlaku karena mereka dituntut untuk bekerja setiap hari.

Kalender ini dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas pekerja, meskipun ada unsur ingin membasmi agama. Pada 26 Juni 1940, kalender ini tidak digunakan lagi.

3. Kalender Revolusi Prancis
Kalender yang juga disebut kalender Republik Prancis ini digunakan di Prancis pada 24 Oktober 1793 hingga 1 Januari 1806. Kalender ini sempat direvisi, namun tetap dihapus kembali pada 1871.

Kalender ini pertama kali diperkenalkan lebih dari satu tahun setelah revolusi Prancis. Karena itulah, di dalam kalender ini tidak terdapat tahun ke-1. Sebaliknya, kalender ini dimulai pada tahun ke-2. Dalam kalender ini terdapat 12 bulan, di mana setiap bulan terdiri dari tiga dekade (10 hari).

Setiap hari sepanjang tahun memiliki nama sendiri, seperti bibit, pohon, bunga, buah-buahan, peralatan dan binatang. Dari 10 hari dalam seminggu, hari terakhir dianggap sebagai hari libur, sementara sembilan hari lainnya merupakan hari yang padat untuk bekerja.

Karena kalender ini tidak sinkron dengan kalender lainnya, maka beberapa penyesuaian diperlukan untuk memperbaiki kalender. Namun lantaran penyesuaian tidak kunjung selesai, kalender ini dihapuskan dari mata sejarah.

4. Kalender Romawi
Kalender Romawi diciptakan oleh Raja Romulus ketika Roma didirikan. Kalender ini memiliki 10 bulan dengan total 304 hari, dan tambahan 61 hari yang tidak termasuk dalam bulan atau pun minggu.

Karena bulan dalam kalender ini tidak sinkron dengan musim, Raja Numa menambahkan dua bulan tambahan, yaitu Lanuarius (Januari) dan Februarius (Februari) agar total bulan jadi 12.

Julius Caesar kemudian memperkenalkan kalender Julian setelah ia menjadi Pontifex Maximus. Namun, kalender baru tidak bisa segera diadopsi karena ketidakakuratan dengan kalender Romawi. Pada akhir 45 SM, kalender Julian mulai digunakan.

5. Kalender Aztec
Kalender Aztec terdiri dari dua kalender berbeda, yaitu Xiuhpohualli dan Tonalpohualli. Kalender Xiuhpohualli memiliki 365 hari dibagi menjadi 18 bulan, di mana setiap bulan ada 20 hari. Pada akhir tahun terdapat lima hari tambahan sebagai keburuntungan, dan 12 hari ditambahkan setiap 52 tahun sekali.

Sementara itu, kalender Tonalpohualli memiliki 20 bulan yang memiliki 13 hari setiap bulannya. Jika ditotalkan, terdapat 260 hari dalam setahun. Angka 260 dikaitkan dengan nomor atau tanda yang didedikasikan untuk dewa.

Suku Aztec percaya bahwa setiap 52 tahun, dunia akan hancur. Untuk mencegah kehancuran, mereka melakukan ritual selama 12 hari yang disebut Festival Api untuk mengikat tahun-tahun. Dalam ritual ini, api yang dibakar akan padam pada hari pertama ritual di seluruh kota, dan selama 12 hari kota akan dibiarkan seperti itu.

Pada akhir ritual di hari ke-12, sebuah pengorbanan manusia akan ditawarkan untuk menyalakan api baru. Suku Aztec percaya bahwa dengan pengorbanan tersebut, dewa akan memberi kesempatan untuk 52 tahun ke depan. ** Baca juga: Seorang Pria Dijatuhi Hukuman Penjara 1.503 Tahun Karena Perkosa Anak kandungnya

Tiap kalender sepertinya dibuat berdasarkan kondisi saat itu.(ilj/bbs)




Studi Ungkap, Tidur Siang Bantu Otak Awet Muda

Kabar6-Selama pandemi COVID-19, banyak orang bekerja dari rumah dan tidak bebas bepergian demi menjaga kesehatan. Tidak dipungkiri, kegiatan monoton ini membuat Anda mudah merasa bosan.

Tahukah Anda, waktu luang yang dimiliki ternyata lebih baik dimanfaatkan untuk tidur siang. Mengapa begitu? Tidak hanya tidur di malam hari yang dibutuhkan orang dewasa, tidur siang ternyata juga dibutuhkan, bahkan memberikan banyak manfaat kesehatan, salah satunya adalah menjaga kesehatan otak.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard Medical School, melansir Fimela, menemukan bahwa tidur siang dapat meningkatkan kemampuan kognitif otak, meningkatkan konsentrasi dan menguatkan ingatan. Waktu yang dibutuhkan sekira 45 menit hingga dua jam untuk tidur siang, dan itu sangat membantu mengembalikan kesegaran otak yang lelah bekerja.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Journal of the American Geriatrics Society ini menyebutkan, otak akan bekerja lebih baik ketika mendapatkan waktu istrahat ketika lelah bekerja di siang hari.

Baik yang tidur siang hanya 45 menit maupun yang dua jam lamanya, keduanya sama-sama mendapatkan manfaat mengalami peningkatan kemampuan kognitif. ** Baca juga: Bagaimana Agar Masker Kain Bekerja Maksimal Cegah Penyakit?

Jadi, ketimbang menghabiskan waktu menatap layar ponsel, berikan tubuh waktu tidur siang untuk menyegarkan otak. (ilj/bbs)




Seorang Pria Dijatuhi Hukuman Penjara 1.503 Tahun Karena Perkosa Anak kandungnya

Kabar6-Seorang pria di Fresno, California, Amerika Serikat, dijatuhi hukuman 1.503 tahun penjara. Putusan itu diberikan setelah pria berusia 41 tahun tersebut memerkosa puterinya yang masih remaja.

Ketika membacakan putusan, melansir fresnobee, hakum bernama Edward Sarkisian mengatakan bahwa pria yang tidak disebutkan namanya ini membahayakan masyarakat. Buktinya, ia tak pernah menunjukan rasa bersalah atau penyesalan setelah memerkosa sang puteri.

Disebutkan, remaja yang disembunyikan identitasnya tersebut pertama kali mengalami pelecehan oleh seorang kerabat keluarga. Bukannya melindungi, sang ayah malah ikut serta menjadikan anaknya menjadi pemuas nafsu.

Korban diperkosa dua sampai tiga kali seminggu selama empat tahun. Setelah itu, barulah si anak mendapat keberanian untuk menceritakan musibah yang menimpanya kepada orang lain.

“Ketika ayah saya melecehkan saya, saya masih muda. Saya tidak memiliki kekuatan, tidak ada suara. Aku tak berdaya,” ujar korban. ** Baca juga: Usai ‘Bersahutan’ dengan Polisi di Facebook, Buronan Ini Serahkan Diri

Pada sidang pendahuluan, jika pria itu mengakui kesalahannya, jaksa akan merekomendasikan 13 tahun penjara. Kemudian sebelum sidang, ia ditawari 22 tahun penjara apabila mengakui kesalahannya.

Namun pria itu menolaknya, sehingga ia pun mendapat hukuman 1.503 tahun. Hukuman penjara paling lama dalam sejarah.(ilj/bbs)