oleh

Soal Sabu Rp1,5 M, BNN: Kenapa Tahanan Pegang Ponsel di Rutan Jambe?

Kabar6-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten bakal mengembangkan pengungkapan sabu senilai Rp1,5 miliar di Balaraja.

Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen Mochammad Nurochman mengatakan sabu tersebut dikendalikan oleh seorang bandar dari dalam Rutan Jambe berinisial G alias Loyo. Pihaknya juga mempertanyakan soal adanya telepon selular (Ponsel) yang dipegang seorang tahanan di dalam Rutan Jambe.

“Yang mengatur pembagiannya yang di dalam (Rutan Jambe), yang meracik Aditya. Yang jelas akan kita kembangkan, kenapa ada handphone di dalam (Rutan),” ungkap Nurochman menjelaskan, Jumat (29/10/2017).**Baca Juga: BNN: Peredaran Sabu Rp1,5 M Dikendalikan dari Rutan Jambe.

G alias Loyo menurutnya kini tengah menjalani proses persidangan dengan kasus yang sama. Loyo menginstruksikan kurir bernama Yan Aditya Wijaya, dengan upah per gramnya Rp200 ribu.(dhi)

Berita Terbaru