Begini Cerita Kevin Setelah Ditinggal Pergi Yuti

kabar6.com
Orangtua dan anak dari almarhum Yuti. (jicris)

Kabar6-Selepas kepergian Yuti, warga Kampung Parakan RT 003/09, Pondok Benda, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang terkena kanker rahim, membawa kesedihan mendalam terhadap Kevin, anak kedua Yuti.

Kevin yang saat ini berstatus yatim piatu, duduk dibangku kelas 1 di SMP 18 Parakan. Kevin tak lagi bisa bermanja dan berkeluh kesah kepada ibunya. Apalagi untuk membicarakan perihal biaya sehari-hari dan biaya untuk kebutuhan sekolah.

Kata Kevin, dirinya masih ingin bersekolah. Karena, Kevin memiliki cita-cita yang tinggi, ingin jadi dokter saat dirinya dewasa nanti.

“Ingin tetap sekolah om, aku ingin jadi dokter biar bisa ngobati kakak dan nenek kalo sakit nanti,” ungkap Kevin dengan mata berbinar, Sabtu malam (6/10/2018).

Orang tua Yuti, Asih menuturkan, kondisi ekonomi yang sangat terbatas saat ini membuat Asih tak tau lagi harus berbuat apa. Sementara, dia ingin cucunya (Kevin) tetap dapat bersekolah.

“Saya mikirin Kevin yang tetap ingin sekolah pak, tapi kondisi ekonomi saya sangat terbatas. Untuk makan sehari-hari aja kami selalu kekurangan. Hanya mengandalkan hasil jualan kopi seduh di warung,” papar Asih sembari menyeka air mata di pipinya.

Boro-boro jajan, baju seragam yang dikenakan Kevin, lanjut Asih, merupakan hasil patungan warga yang tak tega melihat semangat Kevin untuk tetap bersekolah.

“Walaupun bersekolah di negeri, namun biaya untuk kebutuhan sekolahkan tetap harus ada. Saya ga pengen Kevin gagal sekolah. Dia harus menggapai cita-citanya,” tegas Asih memaksakan dirinya.

Asih berharap agar pemerintah dan masyarakat dapat mengulurkan tangan untuk membantu agar Kevin dapat bersekolah.

**Baca juga: Orangtua Yuti: Saya Hanya Bisa Pasrah.

“Semoga Allah mengetuk hati pemerintah dan masyarakat Tangsel untuk membantu biaya kebutuhan sekolah Kevin,” pungkasnya. (jicris)