oleh

Apa Saja Penyebab Miss V Berbau Kurang Sedap?

Kabar6-Bau pada Miss V memang menjadi salah satu masalah bagi banyak wanita. Tidak hanya membuat rasa percaya diri berkurang, bau pada Miss V juga bisa memicu penyakit pada organ kewanitaan.

Secara alami, Miss V memang mampu membersihkan dirinya sendiri dengan baik. Meskipun demikian, Anda pun wajib menjaga kebersihan sekaligus merawat Miss V agar terhindar dari bau kurang sedap.

Miss V dapat mengeluarkan beragam bau yang berbeda pada tiap orang. Kemungkinan bau ini berasal dari siklus menstruasi, kebersihan, atau bau alami dari Miss V itu sendiri. Melansir CNN Indonesia, berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan miss V mengeluarkan bau:

1. Fermentasi
Miss V dapat mengeluarkan aroma asam yang tajam seperti hasil dari fermentasi. Aromanya mirip seperti bau yoghurt atau roti. Bau ini disebabkan karena dominasi bakteri baik pada Miss V yang sehat yaitu Lactobacilli, sama dengan bakteri pada makanan fermentasi.

Bau ini disebabkan karena tingkat keasaman atau pH miss V berada antara 3,8 hingga 4,5. “Bakteri Lactobacilli menjaga vagina tetap asam. Ini melindungi terhadap pertumbuhan berlebih dari jenis bakteri jahat,” kata Mary Jane Minkin, dokter ahli kesehatan wanita.

2. Tembaga
Miss V bisa mengeluarkan bau tembaga atau seperti bau pada uang logam. Bau ini dapat disebabkan oleh darah dan juga hubungan seks. Bau tembaga karena darah biasanya muncul selama menstruasi.

Pasalnya, darah mengandung zat besi sehingga memunculkan aroma tembaga. Hubungan seks yang kuat juga dapat menimbulkan pendarahan ringan sehingga membuat Miss V mengeluarkan bau tembaga.

3. Manis
Bau yang manis ibarat gula disebabkan oleh bakteri. Tingkat pH di miss V seringkali berubah karena bakteri yang juga ikut berubah. Perubahan inilah yang menyebabkan Miss V berbau agak manis.

4. Bahan kimia
Bau bahan kimia mirip dengan bahan pemutih atau amonia juga bisa muncul pada miss V. Biasanya bau ini disebabkan urine yang mengandung amonia atau urea. Penumpukan urine pada pakaian dalam di sekitar vulva dapat menimbulkan bau ini. Urine yang berbau amonia merupakan tanda dehidrasi.

Bau bahan kimia juga mungkin disebabkan oleh bakteri vaginosis atau infeksi. Gejala yang timbul biasanya disertai dengan bau busuk, amis, Miss V seperti terbakar saat buang air kecil, dan gatal-gatal.

5. Aroma kuat terpanggang
Beberapa orang juga melaporkan bau yang kuat dan kadang seperti hasil pembakaran. Ini disebabkan oleh faktor stres emosional yang membuat kelenjar keringat yakni apokrin dan ekrin bekerja lebih keras. Kelenjar ini menghasilkan cairan seperti susu. Saat berhubungan dengan bakteri pada Miss V, cairan ini menghasilkan bau yang menyengat.

6. Amis
Bau amis seperti ikan busuk juga dapat terjadi pada miss V. Ini terjadi akibat infeksi bakteri vaginosis dan juga trichomoniasis atau infeksi menular seksual. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik. Dalam kasus yang jarang, bau amis juga dapat menjadi pertanda kondisi yang serius.

7. Busuk
Bau busuk seperti ada organisme yang mati menandakan adanya sesuatu di dalam Miss V. Misalnya saja potongan tampon yang tersisa. Secara tidak sengaja membiarkan tampon berhari-hari di dalam Miss V dapat membuat organ kewanitaan wanita mengeluarkan bau. ** Baca juga: Menjadi Vegetarian Tidak Selamanya Menyehatkan?

Pada dasarnya, bau Miss V yang tidak normal seharusnya mudah dikenali. Segera hubungi dokter jika bau pada Miss V disertai dengan gatal, rasa terbakar, sakit saat berhubungan seks, keluar cairan, dan pendarahan yang tidak terkait menstruasi.(ilj/bbs)

Berita Terbaru