oleh

Tim Kesehatan Pantau Terus Kesehatan Korban Tsunami Selat Sunda di Pengungsian

Kabar6-Tim kesehatan dari Puskesmas Labuan, Kabupaten Pandeglang, terus memantau kesehatan para pengungsi korban tsunami Selat Sunda. Hal itu dilakukan supaya tidak ada penyakit yang menyerang para pengungsi.

Salah satu posko pengungsian yang saat ini masih banyak ditempati para pengungsi adalah Majlis Taklim Al-Iklas yang berada di Jalan Raya AMD, Kampung Karang Bolong,Desa Cigondang, Kecamatan Labuan.

Rata-rata para pengungsi di sini merupakan korban tsunami yang rumahnya hancur diterjang gelombang tsunami.

Berdasarkan data, di lokasi tersebut terdapat 66 Kepala Keluarga (KK), dengan jumlah 360 jiwa yang terdiri dari 135 pengungsi laki-laki dan 125 pengungsi perempuan.

Salah seorang Petugas Kesehatan dari Puskesmas Labuan Sri Mulyati mengatakan, para pengungsi kerap menderita, batuk, pilek, alergi dan hipertensi.

“Kalau batuk pilek yang menimpa anak kecil, bisa juga karena cuaca,” ungkapnya.**Baca juga: Adanya Supermoon, Warga di Pandeglang Diminta Waspada.

Puskemas Labuan setiap hanya mengirimkan petugas kesehatan ke posko tersebut sejak terjadinya musibah tsunami pada 22 Desember 2018 lalu secara bergiliran.(Aep)

Berita Terbaru