oleh

Seorang Penjual Buah di Inggris Dilarang Tawarkan Dagangan Sambil Berteriak

Kabar6-Pria penjual buah di Inggris bernama Gary Phillips (35), dilarang menjajakan dagangannya sambil berteriak di pasar. Hal ini dilakukan setelah warga sekitar melayangkan protes.

Teriakan keras Phillips, melansir thesun, dianggap mengganggu pengunjung pasar. Phillips diketahui menjalankan usaha bersama dengan saudarinya. Dia satu-satunya pedagang buah yang berjualan setiap hari pada sebuah pasar kecil di Sutton, London Barat Daya, Inggris. Sementara penjual buah lainnya muncul seminggu sekali.

Setiap hari Phillips mengeluarkan suara yang lantang untuk mengundang pembeli. “Datanglah dan belilah buah dari pria tampan ini. Dapatkan sayuran dari saudara perempuanku, seorang ratu,” seru Phillips dengan nada suara yang terdengar hingga ke seberang jalan.

Suara itu ternyata membuat penghuni apartemen terdekat merasa terganggu. Vladimir Elkin (35) dan istrinya, Anna Elkina (36), mengeluh teriakan Phillips membangunkan mereka dan mengganggu saat kedua pasutri ini bekerja di rumah.

“Di musim panas ketika kami membuka jendela, kami mendengarnya sepanjang hari, benar-benar menyakitkan telinga,” kata Elkin yang bekerja sebagai konsultan IT itu. ** Baca juga: Pesawat Luar Angkasa Express Tangkap Bentuk yang Menyerupai Sosok ‘Malaikat’ di Mars

Pria itu akhirnya melaporkan Phillips ke Dewan Sutton atas perbuatan mengganggu ketertiban umum. Petugas dewan pun langsung menyelidiki dan menerbitkan perintah yang melarang Phillips membuat kebisingan sepanjang hari di lokasi tersebut.

“Ini jelas pelanggaran hak saya untuk kebebasan berbicara, padahal semua orang diizinkan untuk berteriak di pasar di seluruh dunia. Selama saya tidak mengumpat dan menyerang, mengapa harus dilarang,” keluh Phillipis.

Dikatakan Phillipis, jika tidak berteriak bagaimana orang-orang bisa tahu tempat mendapatkan buah dan sayuran di pasar itu. Jika tidak berteriak, pria itu mengaku tak akan mendapatkan penghasilan.

Sementara itu beberapa pelanggan membela Phillips dengan mengatakan larangan itu sangat konyol. Belum diketahui apakah dia akan mengajukan laporan balik atas larangan itu.

Bagaimana menurut Anda? (ilj/bbs)

Berita Terbaru