oleh

Mana yang Lebih Sehat, Kol Digoreng atau Dikonsumsi Mentah?

Kabar6-Biasanya kol atau kubis sering dijadikan lalapan sebagai teman makan ayam goreng, bebek bakar, atau bahkan digoreng bersama tepung. Sebenarnya, mana yang lebih sehat, kol goreng atau langsung dikonsumsi mentah?

Seperti sayuran jenis lainnya, kol mengandung asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang. Kandungan gizi ini bisa hilang apabila dimasak menggunakan suhu tinggi, banyak minyak serta waktu yang lama.

Proses menggoreng, melansir Detik, sebetulnya tidak menghilangkan seluruh gizi dalam sayuran. Vitamin B1, B2 dan B6 lebih mampu bertahan dalam proses penggorengan daripada saat direbus atau dikukus. Hanya saja, menggoreng menggunakan banyak minyak atau teknik deep frying dapat mengubah lemak yang terdapat pada minyak menjadi lemak trans.

Disebutkan, lemak trans sendiri diketahui bisa meningkatkan berbagai macam penyakit, seperti jantung koroner dan penyakit pembuluh darah. Untuk menghindari risiko menyantap lemak jahat yang terdapat pada kol yang digoreng serta menjaga kandungan gizinya tetap utuh, banyak yang memilih kol mentah sebagai alternatif.

Namun, kol yang digoreng maupun yang dimakan mentah ternyata sama-sama mengandung risiko, lho. Bahaya kol mentah adalah kontaminasi pestisida, mikroba, masih tinggi. Cacing-cacingnya bisa jadi masih berkembang biak, apalagi kalau hanya dicuci pakai air kobokan.

Untuk itu, jika Anda berniat mengonsumsi kol mentah yang belum mengalami proses penggorengan, pastikan kol tersebut dalam kondisi higienis. Mencuci sayuran termasuk kol harus dilakukan di air yang mengalir untuk menghilangkan sisa racun, bekteri dan pestisida.

Namun jika Anda sangat ingin menikmati kol goreng, disarankan untuk menggoreng kol dengan teknik sautee, yaitu menggoreng menggunakan sedikit minyak dengan suhu yang tinggi dalam waktu yang singkat. ** Baca juga: Hati-hati, Kerja di Akhir Pekan Ternyata Bisa Kacaukan Kesehatan Mental

Teknik sautee ini bisa dicoba sebagai ganti dari teknik deep frying. Selain teknik menggoreng yang diganti, jangan lupa gunakan juga minyak goreng yang relatif stabil dan tidak cepat berubah menjadi lemak trans meskipun mengalami pemanasan dalam suhu tinggi.

Mana yang menjadi favorit Anda, kol digoreng atau kol mentah? (ilj/bbs)

Berita Terbaru