oleh

Ganggu Waktu Istirahat, Wanita 90 Tahun Ini Nekat Duel dengan Beruang Gunakan Kursi Taman

Kabar6-Meskipun terbilang renta, tenaga Altha Williams (90) untuk membela diri sudah tak diragukan lagi. Bagaimana tidak, wanita itu nekat duel dengan beruang yang mendatangi rumahnya di Sevierville, Tennessee, Amerika Serikat (AS).

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Melansir Gazette, berawal ketika Williams sedang tiduran di bangku teras rumah, dan saat membuka mata wanita itu terkejut bukan main setelah menyadari keberadaan seekor beruang yang hanya beberapa meter di depannya. “Saya baru saja duduk, belum lewat dua atau tiga menit. Rupanya beruang itu mendengar saya. Beruang itu menerjang saya,” kata Williams.

Ia pun berusaha melawan sekaligus mengusir beruang tersebut dengan segala daya dan upaya, termasuk memukul hewa tadi dengan kursi taman. Namun sadar karena kalah dalam segala hal, Williams pun memutuskan kabur dengan luka ringan di tangan bawah. Williams sempat dirawat di rumah sakit, dan beberapa saat kemudian diperbolehkan pulang.

Sementara itu, tetangga Williams yang mengetahui kejadian itu segera datang membawa senjata. Beruang itu pun berhasil dilumpuhkan dengan biusan. Menurut Williams, ini bukan kejadian pertama dia bertemu beruang di lingkungan rumahnya di dekat Taman Nasional Gunung Smoky.

“Tahun lalu ada beruang betina dengan tiga anak. Itu mungkin saja beruang yang sama, tapi tidak pernah mengganggu saya,” ujarnya. ** Baca juga: Tragis, Jenazah Lansia 70 Tahun yang Tewas Diinjak Gajah Kembali Diserang Saat Dimakamkan

Juru bicara badan margasatwa Tennessee, Matt Cameron, memuji keberanian Williams serta tindakannya. “Cara dia merespons persis seperti yang kami sarankan kepada orang-orang untuk dilakukan. Teriaki, bikin keributan untuk mengintimidasi mereka,” terang Cameron.

Dikatakan Cameron, setelah menerjang Williams, beruang itu juga menyerang tetangga yang datang untuk menolong. “Setelah induk beruang menyerang korban, dia meninggalkan daerah itu dari apa yang kami ketahui, dia menyerang tetangga yang kemudian ditembak. Tidak ada pilihan selain membiusnya,” jelas Cameron.(ilj/bbs)