oleh

Begini Penampakan Karaoke Venesia BSD Setelah Digerebek Polisi

Kabar6- Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggerebek Karaoke dan Spa Executive Venesia BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Rabu malam 19/8/2020.

Polisi menyebut penggerebekan ini dilakukan karena tempat hiburan itu beroperasi di masa pandemi Covid-19 dan adanya dugaan praktek prostitusi serta perdagangan orang.

Kabar6.com menyambangi tempat hiburan malam dengan tarif selangit itu Kamis siang ini, 20/8/2020. Meski masih terlihat sepi karena hari masih siang, jauh dari jam operasional Karaoke yang ramai pada malam hari, namun aktivitas di Venesia masih terlihat normal. Masih terlihat banyak orang yang keluar masuk dalam gedung yang termasuk hotel, tempat karaoke dan spa itu.

Salah seorang satpam, Venesia BSD Karaoke Executive, Yudi ditemui di lokasi mengatakan Venesia Karaoke saat ini sedang libur karena tanggal merah tahun baru Islam.”Sekarangl libur, soalnya tanggal merah,” kata Yudi.

Yudi mengakui mendengar jika tempatnya bekerja itu digerebek polisi tadi malam. Dia juga bilang jika Venesia tetap buka. “Ramainya kalau malam,” katanya.

Ketika Kabar6.com menanyakan pengelola dan pihak Venesia untuk konfirmasi, petugas keamanan itu mengatakan semua tidak ada di tempat karena sedang libur.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan penggerebekan di Karoke Executive Venesia BSD dilakukan oleh unit 1 VC Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri dan Unit 4 Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO).

“Dugaan terkait tindak pidana perdagangan orang bermoduskan eksploitasi seksual,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kabar6.com, Kamis 20/8/2020. ** Baca juga: Dugaan Prostitusi di Karaoke Venesia BSD Pengamat Sebut Aparat di Tangsel Bermain

Dalam pengerebekan itu polisi mengamankan 13 orang yang terdiri dari empat mucikari laki-laki, tiga mucikari perempuan, tiga kasir, seorang supervisor, manager operasional dan general manager. (Eka)

Berita Terbaru