Mengapa Lemak Perut Susah ‘Dipangkas’?

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Memiliki perut buncit tentu menjadi masalah bagi banyak orang. Tidak hanya mengganggu penampilan, kelebihan lemak perut juga menyebabkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa tidak sedikit orang yang mengalami kesusahan untuk mengikis lemak perut. Mengapa hal ini bisa terjadi? Melansir meetdoctor, ada beberapa kesalahan yang mungkin sering Anda lakukan, namun membuat lemak perut sudah dipangkas. Apa sajakah itu?

1. Anda hanya latihan kardio
Jika Anda hanya melakukan latihan kardio, ukuran pinggang tidak akan berkurang. Jadi Anda perlu melakukan kombinasi latihan beban dan kekuatan karena akan meningkatkan massa otot, sehingga membantu tubuh membakar lebih banyak lemak.

Otot membakar lebih banyak kalori dan dengan cara ini, Anda dapat membakar lebih banyak kalori sepanjang hari. Lakukan kombinasi latihan intensitas sedang selama 250 menit atau intensitas latihan selama 125 menit seminggu.

2. Latihan kurang keras
Untuk menghilangkan lemak perut Anda perlu meningkatkan latihan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Kedokteran dan Sains dalam Olahraga dan Latihan, orang-orang yang melakukan latihan berintensitas tinggi kehilangan lebih banyak lemak perut daripada mereka yang melakukan latihan intensitas rendah. Ini karena latihan intensitas tinggi membantu Anda membakar lebih banyak kalori dan itu membuat Anda mengerahkan seluruh tekanan tubuh ke dalamnya.

3. Konsumsi minuman alkohol
Minuman beralkohol memiliki lebih banyak kalori daripada yang Anda bayangkan. Sekira 153 kalori untuk 354 ml bir biasa. Jadi jika ingin perut buncit Anda terkikis, hilangkan kebiasaan minum beralkohol.

4. Hobi konsumsi makanan olahan
Mengonsumsi banyak makanan olahan seperti roti, kerupuk dan chips, serta softdrink dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh dan mengandung banyak lemak jenuh.

5. Faktor usia
Ketika usia bertambah, maka tingkat metabolisme tubuh juga menurun. Diketahui, berat badan setelah menopause adalah umum karena melambatnya produksi hormon estrogen dan progesteron. Berbeda dengan kedua hormon tersebut, penurunan hormon testosteron berlangsung lebih lambat. Pergeseran hormon inilah yang menimbulkan lemak perut.

6. Terlalu banyak tekanan
Stres dapat mempersulit Anda karena hormon stres kortisol dapat memicu penumpukan lemak dalam tubuh. Konsentrasi kortisol yang berlebihan, mencegah pembakaran lemak, terutama di bagian perut. Kondisi ini bisa merusak jaringan otot.

7. Kurang tidur
Kurang tidur menjadi salah satu alasan mengapa orang dewasa selalu memiliki perut buncit. Tidur selama lima hingga enam jam setiap hari akan membuat Anda bertambah gemuk. Orang dewasa sebaiknya harus tidur tujuh sampai delapan jam setiap malam, seperti yang disarankan oleh National Institutes of Health. ** Baca juga: Sehat dengan 5 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Rendah

Semoga bermanfaat.(ilj/bbs)