oleh

LBH Bang Japar Laporkan Pemerkosaan Anak Dibawah Umur ke P2TP2A Tangsel

Kabar6-Selain dilaporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel), Pemerkosaan anak dibawah umur juga dilaporkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) oleh Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (LBH Bang Japar) Kota Tangerang Selatan.

Ketua LBH Bang Japar Kota Tangsel Ferry Irawan mengatakan, ini adalah kejahatan luar biasa, dalam penangan kasus ini tidak cukup dalam aspek bantuan hukum saja.

“Kita butuh dari secara pskipologis menyembuhkan trauma nya makan dari itu kita menggandeng P2TP2A Tangsel. Tindak lanjut pengawalan hukum karena anak ini butuh sekolah itu yang kita minta ke Ibu Herlina,” ujarnya kepada Kabar6.com, Kamis (17/10/2019).

Sementara itu Ketua P2TP2A Tangsel Herlina Mustikasari menjelaskan, pihaknya dari P2TP2A mengucapkan terima kasih kepada Mas Ferry telah mendampingi korban selama ini,

“Ini sesuatu yang bagus sekali, karena masyarakat sangan responsif, masyarakat mendengar sesuatu dan terus menggali dan mencari tau sampai melaporkan ke polisi jadi sangat bagus sekali,” ungkapnya.

Herlina menuturkan, yang bisa P2TP2A memang membantu mendampingi kasus ini secara hukum juga secara psikis bagaimana memulihkan korban secara psikologi, juga dari segi pendidikan karena korban adalah lulusan SD, juga adik korban yang usia 10 tahun sama sekali tak bersekolah dan tak bisa baca.

**Baca juga: Jelang Pelantikan, Begini Pesan Bang Ben dan Muhamad.

“Itu juga kita nanti dibantu dari Dinas Pendidikan nanti yang akan memfasilitasi agar anak-anak ini terpenuhi hak pendidikannya, selain itu juga dari hal-hal yang berkaitan dengan pemberdayaan juga kepada korban seperti itu juga hak sipil anak itu yang akan dibantu juga,” jelasnya

“Jadi banyak yang dikatakan mas ferry bahwa kasus ini bukan sekedar kasus hukum saja ayah tiri dihukum lalu selesai ternyata tidak, banyak yang harus diselesaikan daripada kasus ini,” tutupnya.(eka)

Berita Terbaru