Home / Aneka Berita / Sehat / Ketahui Jenis Bau dari Tubuh yang Ternyata Gejala Penyakit
Ilustrasi/bbs

Ketahui Jenis Bau dari Tubuh yang Ternyata Gejala Penyakit

Kabar6-Setiap orang tentu pernah mengalami bau badan, hanya saja kadarnya berbeda-beda. Namun tahukah Anda, pada beberapa kasus bau badan juga dapat menunjukkan gangguan kesehatan yang sedang dialami tubuh, lho.

Benarkah demikan? Melansir womenshealthmag, berikut beberapa jenis bau badan yang dapat merupakan gejala dari suatu penyakit serius:

1. Napas berbau seperti buah
Salah satu komplikasi diabetes, ketoasidosis diabetikum terjadi saat tubuh Anda kekurangan hormon insulin dan kadar gula darah tinggi. Seorang penderita diabetes tipe 1 biasanya lebih sering mengalami hal ini dibandingkan dengan seorang penderita diabetes tipe 2.

Ketoasidosis diabetikum terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan gula untuk menghasilkan energi, maka tubuh pun akan mulai menghancurkan lemak untuk dijadikan energi. Hal ini akan menyebabkan menumpuknya suatu produk sisa yang disebut dengan keton, di dalam darah. Banyaknya keton di dalam darah akan membuat napas Anda berbau seperti buah. Biasanya orang lain di sekitar Anda yang menyadari hal ini.

2. Kaki bau
Jika kulit di sekitar jari kaki menjadi kering, bersisik, merah, atau bahkan melepuh, mungkin Anda mengalami infeksi jamur pada kaki atau disebut athlete’s foot. Bau kaki ini disebabkan oleh kombinasi infeksi bakteri dan jamur yang mengerosis kulit kaki.

Anda dapat menularkan infeksi jamur ini ke bagian tubuh lain dengan cara menggaruk bagian kaki yang terinfeksi kemudian memegang bagian tubuh lain. Jika demikian, dapat timbul bau tidak sedap pada bagian tubuh yang ikut tertular.

3. BAB bau
Saat usus halus tidak memproduksi cukup enzim laktase, maka hal ini akan membuat Anda tidak dapat mencerna laktosa, suatu jenis gula yang terdapat di dalam susu dan produknya.

Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna ini pun akan langsung masuk ke dalam usus besar Anda, bukannya ke aliran darah, di mana akan difermentasi oleh bakteri usus. Hal ini akan membuat tinja menjadi encer dan bau, serta membuat perut kembung dan membuat gas (kentut) yang dikeluarkan menjadi bau.

Intoleransi laktosa sebenarnya cukup sering ditemukan. Beberapa gejala intoleransi laktosa yang sering ditemukan adalah kram perut, mual, diare, muntah, dan tinja serta gas (kentut) yang berbau tidak sedap.

4. Air kemih berbau tajam
Infeksi saluran kemih (ISK) akan menyebabkan terbentuknya air kemih yang berbau tajam. ISK terjadi saat bakteri, paling sering E.coli, masuk ke dalam saluran kemih dan uretra Anda. Bakteri ini kemudian akan berkembang biak di dalam kandung kemih Anda dan menyebabkan terjadinya infeksi.

5. Bau mulut
Jika bau mulut di pagi hari selalu saja tidak sedap, bahkan setelah menggosok gigi secara teratur, Anda mungkin mengalami gangguan tidur apnea, suatu gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan berhenti dan mulai secara tidak teratur saat Anda tidur.

Gangguan tidur apnea dapat menyebabkan penderita mendengkur parah, sehingga membuatnya bernapas melalui mulut saat tidur. Hal ini dapat membuat mulut menjadi amat sangat kering, yang sering menyebabkan bau mulut. ** Baca juga: Studi Buktikan Selalu Bersyukur Baik untuk Kesehatan

Jika masih ragu, segera berkonsultasi pada dokter untuk memeriksa kesehatan Anda.(ilj/bbs)

Check Also

Yuk, Mulai Kurangi Dengar Musik Lewat Earphone

Kabar6-Demi privasi, banyak orang memaki earphone untuk mendengar musik, sambil beraktivitas. Diketahui, telinga manusia memiliki ...