oleh

Belanja Online, Lingerie dan Sandal Jadi Barang Paling Dicari Selama Pandemi COVID-19

Kabar6-Tidak hanya berolahraga, memasak, atau melakukan hobi yang tertunda, beberapa orang mengalihkan waktu luang sekaligus mencari hiburan dengan belanja online. Terlebih, beberapa situs belanja dan brand menggelar diskon untuk meningkatkan penjualan mereka di tengah pandemi COVID-19.

Beberapa situs pun mendapati kenaikan penjualan untuk item-item tertentu. Berdasarkan laporan platform fashion Lyst, melansir Wolipop, banyak pembelanja mencari baju santai untuk dipakai #StayHome. Tampaknya, apa yang diposting pada Instagram atau ditampilkan di video call tidak menunjukkan barang belanjaan asli mereka. Karena tak sedikit orang yang mencari loungewear, celana trainer, tracksuits, celana yoga, dan slipper.

Sedangkan untuk brand, pecinta belanja tampaknya masih mempertimbangkan merek, meski keuangan terancam di tengah pandemi COVID-19. Berdasarkan data Lyst, Nike adalah brand yang paling dicari secara global. Selain itu, Gucci dan Off-White juga masuk tiga teratas merek populer selama masa lockdown.

Menariknya, pilihan produk pembelanja pun berganti menyesuaikan dengan situasi yang sedang terjadi. Lyst mendapati produk lingerie dan slippers (sandal) dari brand-brand tersebut lebih diminati.

Lingerie memang menjadi salah satu tren belanja yang muncul di tengah pandemi COVID-19. Pencarian global untuk pakaian dalam dikatakan semakin meningkat setiap minggunya hingga 15 persen. Selain Gucci dan Off-White, lingerie dari Agent Provocateur dan Bluebella adalah brand-brand favorit untuk pakaian dalam.

“Ada tiga jenis pembelanja stay-at-home yang muncul, sporty, slouchy, dan sexy. Minggu lalu, pembelanja mencari activewear untuk olahraga di rumah dan celana nyaman untuk menikmati Netflix di sofa. Tapi beberapa hari terakhir, kami melihat kenaikan pencarian untuk lingerie, terutama yang berenda, jenis-jenis yang mini. Ini menunjukkan pembelanja ingin membuat momen intim selama isolasi atau berpakaian bagus untuk video call Zoom,” kata Katy Lubin, Vice President komunikasi Lyst.

Selain untuk dipakai selama masa karantina, tampaknya beberapa orang juga memanfaatkan waktu ini untuk memikirkan ‘masa depan’.

Dikatakan, jika pencarian sepatu ‘Prada flames’ dan tas ‘Prada 2005 re-edition’ meningkat yang tampaknya dibeli sebagai’ investasi’. ** Baca juga: Seorang Politikus di Afsel Dimakamkan Bersama Mobil Kesayangannya dalam Posisi Menyetir

Bagaimana dengan Anda?(ilj/bbs)

Berita Terbaru