oleh

Apes, Napi Brasil Gagal Kabur dari Penjara Gara-gara Perutnya Nyangkut di Lubang Tembok

Kabar6-‘Kebebasan’ yang sudah berada di depan mata seketika hilang gara-gara bobot tubuh. Seorang napi bernama Rafael Valadao (28) gagal kabur dari penjara di Ceres, Brasil tengah, setelah perutnya nyangkut di tembok.

Alhasil, melansir Dailymail, Valadao menjadi tontonan para sipir penjara yang menyaksikannya sambil tertawa saat petugas pemadam kebakaran datang untuk membebaskan napi berbadan gemuk itu. Ukuran tubuh Valadao tidak muat untuk melalui lubang kecil pada dinding penjara yang memang sengaja dibuat Valadao dan rekannya.

“Dia memiliki fisik yang sangat besar, dan juga sangat tinggi,” kata seorang petugas pemadam kebakaran setempat. “Tahanan lain mencoba mendorongnya tetapi dia tetap terjebak di dinding. Dia mulai berteriak kesakitan, dan saat itulah penjaga penjara siaga.”

Menurut laporan, kondisi Valadao yang terjebak di tembok membuat dua rekan napinya ikut terjebak di dalam. Kedua tahanan yang masih menunggu untuk membebaskan diri telah mencoba mendorong Valadao melewati tembok, tetapi upaya mereka sia-sia, hingga pemadam kebakaran tiba sekira pukul 02.00 waktu setempat untuk membebaskannya.,

Valado kemudian dibawa ke rumah sakit di bawah perlindungan polisi dengan dugaan patah tulang rusuk. “Dia berteriak kesakitan ketika bantuan datang. Dia sepertinya meremehkan ukuran perutnya,” kata seorang juru bicara polisi.

Namun, seorang napi berhasil melarikan diri melewati lubang di tembok sebelum Valadao mengambil giliran, sehingga pihak berwenang melakukan perburuan terhadapnya. ** Baca juga: Warga Ukraina Serbu Klub Striptis untuk Hapus Trauma Perang

Diketahui, keempat napi tersebut telah membuat rencana untuk melarikan diri menggunakan pipa pancuran dari logam untuk membuat lubang pada dinding sel mereka. Petugas Alexandre Alvim mengatakan, Valadao awalnya ditangkap karena pencurian. Menyusul percobaan itu, petugas menemukan sebuah koper penuh pakaian yang diduga telah dikemas oleh Valadao untuk persiapan pembobolan penjara.(ilj/bbs)

Print Friendly, PDF & Email