oleh

10 Tempat Wisata Tersembunyi Di Singapura

Kabar6 – Singapura adalah kawasan metropolis ramai, diwarnai dengan gedung pencakar langit modern dan arsitektur futuristik ala film fiksi ilmiah. Namun, selain galeri seni, restoran kelas dunia, dan destinasi wisata yang luar biasa, Singapura memiliki tempat wisata tersembunyi yang jarang dikunjungi wisatawan. Bahkan warga lokal juga tidak sedikit yang belum mengetahui tempat-tempat ini.

**Baca juga: Lenovo Ideapad Duet 3i: Laptop Tipis untuk Pelajar dan Pekerja

Tempat wisata tersembunyi di Singapura ini juga bisa menjadi destinasi liburan alternatif dan antimainstream buat Anda yang suka jalan-jalan ke Negeri Singa. Berbekal tiket pesawat Scoot, Anda bisa terbang ke Singapura dengan mudah. Bahkan, jika Anda ingin bersantai dan tidak ribet, Anda bisa memaksimalkan layanan antar jemput bandara dari Traveloka.

Sudah tahu cara mudah menuju ke Singapura, kan? Siap mengunjungi tempat wisata tersembunyi di Singapura? Simak dulu rekomendasinya di sini.

  1. Mercusuar Selat Johor

Lakukan perjalanan ke kawasang paling ujung di sisi utara untuk melihat pemandangan dari mercusuar menawan setinggi 12 meter, yang menghadap ke jembatan Tuas Second Link, menerangi jalur bagi yacht yang keluar masuk marina, sekaligus menikmati pemandangan menakjubkan lengkap dengan pemandangan laut dan angin sepoi-sepoi. Anda juga bisa pergi ke Raffles Marina Club dan jalan-jalan santai di sepanjang kawasan pejalan kaki.

  1. Yunnan Garden

Berlokasi di ujung Barat Singapura, Yunnan Garden terinspirasi taman tradisional Tiongkok yang rindang dan indah. Anda bisa melihat karya sastra, budaya, dan arsitektur di kawasan ini. Daya tarik utama taman ini adalah air terjun setinggi 5,6 meter. Ada juga gardu pandang, di mana Anda bisa menyaksikan pemandangan air terjun dan seluruh taman dengan jelas.

Taman ini juga bisa jadi destinasi wisata edukatif, dengan 19 jalur yang bisa dipilih, dari jalur herbal dan kuliner hingga jalur seni dan sastra. Di sepanjang jalur yang telah ditentukan ini, temukan berbagai tanaman, tumbuhan, dan bunga yang sesuai dengan jalur yang dipilih.

  1. Seng Chew Quarry

Konon, Seng Chew Quarry memiliki kandungan air yang magis. Meskipun ini bukan sepenuhnya kawasan terlarang, sebagian besar belum berkembang dan bisa berbahaya. Terdapat tambang tersembunyi di belakang blok perumahan di Bukit Gombak. Tips berkunjung di kawasan ini adalah dengan mengenakan sepatu antiselip yang tepat karena treknya terjal. Gunakan juga lotion antinyamuk karena ada banyak nyamuk di sini. Intinya, berwisata di sini harus penuh kewaspadaan dan hati-hati. Ikuti tips dan trik ini, Anda bakal bisa menikmati pemandangan yang sangat menarik.

  1. Jurong Eco Garden

Tersembunyi di kawasan industri CleanTech Park di Jurong terdapat taman ramah lingkungan yang tenang, Jurong Eco Garden. Taman seluas lima hektar ini mencakup lebih dari empat zona utama, Summit Forest, Wildlife Corridor, Stream Ravine dan Freshwater Swamp Forest. Jurang Eco Garden juga merupakan rumah bagi banyak flora dan fauna seperti beberapa spesies kupu-kupu, burung, dan capung.

  1. Taman Natural Bukit Batok Hillside

Tidak jauh dari Little Guilin, Anda bisa mendapati Taman Natural Bukit Batok yang terlupakan. Hanya 10 menit berjalan kaki dari stasiun MRT Bukit Gombak, taman ini menarik untuk dijelajahi. Dua tiang di samping halte bus di tepi hutan menjadi penanda pintu masuk. Ada juga tangga batu buatan yang mengarah ke taman. Vegetasi alami nyaris menutupi jalur ini. Dalam perjalanan ke atas, Anda bisa menemukan sebuah sumur kecil, jalan kayu yang runtuh yang dibingkai oleh gerbang mirip torii, paviliun, dan puncak bukit terbuka.

Konon kabarnya, kawasan ini dulunya memiliki peternakan di sisi taman yang berbeda. Anda juga harus melakukan persiapan khusus untuk berkunjung ke sini, dari semprotan nyamuk, sepatu hiking yang mendukung dan bekal minuman.

  1. Hutan Clementi

Singapura punya hutan? Clementi Forest adalah jawabannya. Dulunya kawasan ini merupakan jalur kereta api yang digunakan untuk perjalanan dan pengangkutan barang dari Singapura ke seluruh Semenanjung Melayu. Saat ini, rute sepanjang 24 kilometer diubah menjadi jalur rekreasi yang membawa Anda melewati beberapa taman dan cagar alam Singapura – serta kawasan sekitar. Hutan Clementi terletak 10 menit dari bekas Stasiun Kereta Api Bukit Timah. Menjelajah kawasan ini harus melakukan sedikit persiapan, karena jalan berlumpur dan jalan setapak untuk melihat lembah yang terbentang. Gunakan sepatu hiking yang tepat untuk mempermudah perjalanan Anda.

  1. Desa nelayan Seletar

Tempat wisata tersembunyi di Singapura lainnya adalah desa nelayan Seletar. Lokasinya berada di dekat jalur bersepeda populer Rower’s Bay Park, Bendungan Yishun, dan Bandara Seletar. Anda bisa menemukan gubuk dan dermaga kayu, yang disebut Dermaga Jenal, yang masih digunakan oleh para nelayan untuk mencari nafkah. Desa Nelayan Seletar juga dikenal sebagai desa nelayan terakhir di Singapura karena memancing bukanlah kegiatan yang populer. Ada juga pantai kecil dan pemecah ombak di sebelahnya, yang bisa menjadi tempat wisata tersembunyi di Singapura yang asyik untuk menyaksikan matahari terbenam. Saat air surut, Anda bisa berjalan ke pantai dan area rawa. Ingat untuk memakai sepatu yang tepat dan jangan melewatkan melihat pemandangan Pulau Punggol Barat terdekat dan juga Taman Rower’s Bay.

Tertarik menjelajah tempat wisata tersembunyi di Singapura lainnya?

Print Friendly, PDF & Email