Ratu Isyana Bagoes Oka, Eks Jurnalis Jadi Caleg PSI

Ratu Isyana Bagoes Oka.(sly)

Kabar6-Ratu Isyana Bagoes Oka, seorang mantan jurnalis mendaftarkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Sedianya, Ratu Isyana telah malang-melintang di dunia jurnalistik televisi. Ia sempat menjadi presenter berita di Trans TV, TV7, Metro TV dan RCTI.

Bahkan, sederet tokoh dunia, seperti Sekjen PBB Kofi Annan dan Hillary Clinton pernah diwawancarai wanita kelahiran Jakarta, 13 September 1980 silam tersebut.

Ratu Isyana tumbuh dalam keluarga berlatar belakang agama dan etnik yang beragam. Neneknya, Gedong Bagoes Oka, merupakan tokoh pejuang kerukunan antar umat beragama.

Dalam acara jumpa pers di Kantor DPP PSI, 20 Oktober 2017 kemarin, Ratu Isyana mengemukakan alasan mengapa akhirnya dia berani melangkah ke jalur politik.

Bagi Ratu Isyana, keresahan akan maraknya korupsi dan intoleransi mendasari niatnya terjun ke dunia politik praktis. Ia merasa sudah saatnya anak-anak muda berbuat sesuatu untuk memperbaiki keadaan.

“Pada awalnya, ada begitu banyak orang yang mencemooh, menertawakan, bahkan memandang sebelah mata apa yang kami lakukan. Tapi ternyata, pada saat verifikasi Kementerian Hukum dan HAM, anak-anak muda dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Partai Solidaritas Indonesia membuktikan bahwa PSI menjadi satu-satunya partai yang bisa lolos verifikasi saat itu,” tutur Ratu Isyana.

Ya, keikutsertaan Ratu Isyana dengan latar belakang jurnalis melalui PSI semakin memperkuat image keterbukaan partai muda ini. Sebelumnya, mantan atlet bulutangkis Hariyanto Arbi dan pelaku industri kreatif Giring Nidji juga telah memutuskan untuk melaju ke Senayan melalui PSI.

Sebelum mendeklarasikan diri sebagai Caleg PSI, Ratu Isyana sedianya sudah lebih dulu tercatat sebagai Ketua DPP PSI. Saat itulah, ia melihat ada begitu banyak anak-anak muda yang tergerak mendaftar sebagai anggota untuk memerangi korupsi dan intoleransi.

“Melihat semangat mereka, saya pun merasa harus ikut terjun berjuang bersama mereka, merubah wajah DPR dengan menjadi Caleg dari Partai Solidaritas Indonesia,” ungkap Ratu Isyana.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie, mengaku bangga dan sepenuhnya mendukung langkah Ratu Isyana. Menurut Grace yang telah mengenalnya saat masih menjadi jurnalis televisi, jurnalis memiliki banyak modal untuk berkontribusi besar sebagai wakil rakyat.

Ke depannya, Grace berharap ada lebih banyak jurnalis yang mengikuti jejak Ratu Isyana untuk masuk ke dunia politik. “Karena sebagai wartawan, kami ditempa untuk terbiasa bersikap kritis, punya daya juang di lapangan, adaptif dengan keadaan, dan ditempa untuk punya wawasan yang luas karena liputan yang selalu berbeda-beda,” ujar Grace.

Selain itu, kemampuan berbicara dengan seluruh lapisan masyarakat yang dimiliki jurnalis akan menjadi modal besar untuk lebih sensitif dalam mendengarkan aspirasi konstituen.

Sekretaris Jenderal DPP PSI Raja Juli Antoni menyambut gembira bergabungnya Ratu Isyana sebagai caleg PSI.

“Kehadiran Isyana akan menambah warna dalam perjuangan anak-anak muda di PSI. Sudah saatnya para mantan jurnalis terlibat langsung di dunia politik praktis. Tidak hanya meliput, mengkritisi, tetapi langsung melakukan perubahan dengan tangan kita sendiri,” tandas Toni.

Beberapa tokoh tampak hadir mengantar Ratu Isyana mendaftar caleg, antara lain presenter Chantal Della Concetta, Cheryl Tanzil, Tengku Fiola. Melalui video testimoni, Direktur Institute for Interfaith Dialogue in Indonesia (Interfidei), Elga Sarapung, turut menyampaikan harapannya bagi Ratu Isyana. Ia menyatakan, kesediaan Isyana untuk menjadi salah sorang calon wakil rakyat bukan hanya membanggakan baginya.**Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Banten Tanggapi Keluhan Warga Tangerang Soal Pelayanan.

“Saya juga percaya generasi muda seperti Isyana mampu memelihara komitmen untuk memperbaiki Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai negara dan bangsa yang beradab yang patut dihargai,” pungkasnya. (Sly)