oleh

Obati Migrain, Wanita Asal Inggris Lakukan 700 Suntikan Botox

Kabar6-Seorang wanita asal Inggris bernama Rosehannah Jeffrey menerima sebanyak 700 kali suntikan botox untuk mengatasi migrain yang diidapnya sejak berusia 13 tahun.

Awalnya, melansir metro.co.uk, dokter mendiagnosis penyakit yang dialami Jeffrey bisa sembuh karena faktor hormonal, namun setelah mengonsumsi obat penghilang rasa sakit dan mendapat suntikan penghambat saraf di kepala, kondisi wanita itu belum juga membaik. Penyakit itu membuat Jeffrey merasakan sakit, mual, dan kepekaan terhadap cahaya serta suara. Hingga akhirnya, Jeffrey diresepkan botox untuk mengatasi penyakitnya.

“Saya mengalami migrain sejak berusia 13 tahun dan selalu merasa kesakitan. Saya cukup terkejut saat mereka (tim medis) menyarankan botox untuk mengatasinya, karena biasanya hanya dilakukan untuk kebutuhan kecantikan,” kata Jeffrey.

Setiap 12 minggu, Jeffrey mendapatkan 31 suntikan botox pada bagian dahi, belakang kepala, leher, dan bahu bagian atas di Rumah Sakit Spire di Hull, East Yorks. “Setelah dicoba, saya tidak percaya itu (botox) berhasil. Saya merasa jauh lebih baik sekarang dan bisa menghabiskan waktu bersama anak-anak,” terang Jeffrey.

Suntikan itu membuat penyakit migrain yang dialami ibu dua anak ini mulai berkurang. Biasanya penyakit itu bisa kambuh 30 kali sebulan, tapi kini berkurang menjadi 5-8 kali saja.

Meski Jeffrey menyadari bahwa suntikan botox itu juga menyakitkan, wania itu tetap merasa bersyukur karena kondisinya membaik. Tindakan penyuntikan botox itu memiliki efek untuk menghentikan sakit kepala migrain yang diidapnya.

“Rasa sakit dari suntikan itu sangat berharga. Tetapi, semakin aku merasa sakit seperti disengat tawon, itu sepadan dengan hasilnya,” ujar Jeffrey.

Diduga, botox yang diberikan pada Jeffrey itu untuk mengatasi migrain kronis yang diidapnya. Bahan kimia itu bekerja dengan mengendurkan otot dan memblokir sinyal rasa sakit yang terlibat dalam pengembangan migrain.(ilj/bbs)