oleh

Menurut Studi, Penularan Virus Corona Lebih Mungkin Terjadi di Rumah

Kabar6-Dibanding kontak dari luar rumah, ahli epidemiologi Korea Selatan menemukan bahwa orang lebih mungkin tertular virus Corona adalah dari anggota rumah tangga mereka sendiri.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), melansir Sindonews, melihat secara terperinci dari 5.706 pasien indeks yang telah di tes positif terkena virus Corona, dan lebih dari 59 ribu orang yang melakukan kontak dengan mereka.

Temuan ini menunjukkan, hanya dua dari 100 orang yang terinfeksi telah menangkap virus dari kontak non-rumah tangga, sementara satu dari 10 orang tertular penyakit dari keluarga mereka sendiri.

Menurut kelompok umur, tingkat infeksi dalam rumah tangga lebih tinggi ketika kasus pertama yang dikonfirmasi adalah remaja atau orang berusia 60-an dan 70-an.

“Ini mungkin karena kelompok usia ini lebih cenderung melakukan kontak dekat dengan anggota keluarga karena kelompok ini lebih membutuhkan perlindungan atau dukungan,” kata Jeong Eun-kyeong, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) dan salah satu penulis penelitian.

Dr. Choe Young-june, asisten profesor Fakultas Kedokteran Universitas Hallym yang ikut memimpin penelitian ini menjelaskan, anak-anak berusia sembilan tahun ke bawah paling tidak mungkin menjadi pasien indeks.

Meskipun ia mencatat bahwa ukuran sampel 29 adalah kecil dibandingkan dengan belajar 1.695, usia 20 hingga 29 tahun. ** Baca juga: Langkah Sederhana Agar Tetap Sehat di Usia 40-an

Anak-anak dengan COVID-19 juga lebih cenderung tidak menunjukkan gejala dibandingkan orang dewasa, yang membuatnya lebih sulit untuk mengidentifikasi kasus indeks dalam kelompok itu.

“Perbedaan dalam kelompok usia tidak memiliki signifikansi yang besar dalam hal tertular COVID-19. Anak-anak mungkin lebih kecil untuk menularkan virus, tetapi data kami tidak cukup untuk mengkonfirmasi hipotesis ini,” jelas Choe.(ilj/bbs)

Berita Terbaru