oleh

Gila! Gunakan Tong Raksasa, Seorang Pria Prancis Arungi Samudra Atlantik

Kabar6-Sebuah hal nekat dilakukan seorang pria asal Prancis bernama Jean-Jacques Savin. Bayangkan, Savin mengarungi Samudra Atlantik hanya dengan menggunakan sebuah tong berwarna oranye buatannya, demi merayakan ulang tahunnya yang ke-72.

Savin berangkat dari El Hierro di Kepulauan Canary Spanyol, dan menurut rencana akan melakukan perjalanan selama berbulan-bulan, yang akan membawanya ke Karibia, dengan mengandalkan arus lautan. “Untuk saat ini, tong saya bekerja sangat baik dan saya memiliki ramalan angin yang menguntungkan,” kata Savin.

Tong oranye tersebut, melansir Telegraph, terbuat dari lapisan kayu berlapis resin dan dirancang tidak hanya untuk melindungi Savin dari serangan kondisi dan cuaca, tetapi juga dari kemungkinan serangan oleh paus orca. Tong itu memiliki ruang sekira 20 meter yang cukup untuk tidur, memasak dan menyimpan barang-barang Savin, seperti anggur dan foie gras saat merayakan hari jadinya.

Hal yang unik, tong itu juga memiliki jendela kecil, sehingga Savin bisa melihat ikan di bawahnya. Savin yang seorang mantan penerjun payung dan penjaga taman, mendokumentasikan perjalanannya di Facebook, mengunggah foto selfie dari dalam tong, meyakinkan pengikutnya bahwa semuanya berjalan baik. Halaman Facebook Savin menggambarkan dia sebagai olahragawan berpengalaman dan petualang yang semangat.

Dalam situs crowdfunding yang digunakan untuk mengumpulkan uang perjalanan, Savin mengatakan telah melintasi Atlantik empat kali dengan perahu layar dan berusaha melakukan sebuah perjalanan yang tampak seperti tanpa bantuan manusia.

Savin akan menjatuhkan penanda sepanjang perjalanan untuk membantu sebuah observatorium laut internasional dalam penelitiannya tentang arus laut. Tenaga surya akan membuatnya tetap terhubung dan melacak pergerakannya dengan GPS. ** Baca juga: Usia 28 Tahun, Wajah Wanita Ini Terlihat Seperti Seorang Nenek

Dia mengatakan tidak tahu di mana dia berharap untuk mendarat di akhir perjalanan. “Mungkin Barbados,” katanya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru