oleh

Dianggap Rugikan Perusahaan, Wanita Nigeria yang Berikan Review Buruk Soal Tomat Terancam Penjara 7 Tahun

image_pdfimage_print

Kabar6-Chioma Okoli (39), seorang wanita asal Nigeria harus menghadapi hukuman penjara setelah memberikan ulasan buruk terkait sekaleng tomat.

Pihak produsen menyebut Okoli membuat ‘tudingan jahat’ yang merugikan bisnis perusahaan tersebut. Melansir Telegraph, Okoli diadili dan digugat di pengadilan perdata karena diduga melanggar undang-undang kejahatan dunia maya di negara tersebut. Kasus ini kemudian memicu protes dari penduduk setempat yang yakin bahwa Okoli sedang ‘dianiaya’ karena menggunakan hak kebebasan berpendapatnya.

Okoli yang juga importir pakaian anak-anak mengatakan, pada 17 September 2023 dia menanyakan pendapat kepada pengikutnya di Facebook tentang pure tomat yang baru dibeli. Namun merek itu bukan yang biasa ia beli, dan Okoli pun menilainya terlalu manis.

Postingan Okoli, disertai foto kaleng Nagiko Tomato Mix yang sudah dibuka dan diproduksi oleh perusahaan lokal Erisco Foods Limited, memicu beragam reaksi dari para pengguna.

“Berhentilah merusak produk saudara saya. Jika (Anda) tidak menyukainya, gunakan yang lain daripada menulisnya ke media sosial atau hubungi layanan pelanggan,” tulis seorang netizen.

Okoli pun menjawabnya dengan mengatakan, “Bantu saya menasihati saudara Anda untuk berhenti membunuh orang dengan produknya, kemarin adalah pertama kalinya saya menggunakannya dan itu benar-benar gula.”

Seminggu kemudian, pada 24 September, Okoli ditangkap. Dalam pengajuan hukum, Kepolisian Nigeria menuduh Okoli menggunakan akun Facebook-nya ‘dengan tujuan menghasut orang-orang agar menentang Erisco Foods’, dan menambahkan dalam sebuah pernyataan pada tanggal 7 Maret bahwa mereka telah ‘menemukan bukti kuat’ yang memberatkannya dari pemeriksaan awal.

Menurut polisi, Okoli didakwa ‘menghasut Erisco Foods Limited, karena mengetahui bahwa informasi tersebut salah berdasarkan Pasal 24 (1) (B) Undang-Undang Larangan Kejahatan Dunia Maya Nigeria’.

Jika terbukti bersalah, Okoli bisa menghadapi hukuman tiga tahun penjara atau denda sebesar sekira Rp79,4 juta, atau keduanya. Okoli secara terpisah didakwa berkonspirasi dengan dua orang lainnya ‘dengan tujuan menghasut orang untuk menentang Erisco Foods Limited’, yang menurut lembar dakwaan dapat dihukum berdasarkan Pasal 27(1)(B) dari tindakan yang sama.

Okoli berisiko dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara jika terbukti bersalah atas tuduhan ini. Okoli juga digugat dalam kasus perdata terpisah yang diajukan oleh Erisco, yang mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada 19 Januari bahwa mereka mempertahankan reputasinya setelah komentarnya ‘mengakibatkan beberapa pemasok memutuskan untuk memisahkan diri dari kami’.(ilj/bbs)

Print Friendly, PDF & Email