oleh

Detoks Media Sosial Itu Memang Dibutuhkan

Kabar6-Saat ini media sosial sepertinya sudah menjadi semacam pusat kehidupan manusia di dunia. Media sosial membantu kita untuk tetap berhubungan dengan teman-teman, mempromosikan pekerjaan, berbagi pengalaman, dan mengikuti perkembangan berita terbaru.

Lantas, bagaimana media sosial berdampak pada kesehatan mental dan fisik kita? Perlukah ‘beristirahat’ dari dunia maya? Banyak memiliki akun di media sosial tentu akan menyita banyak waktu Anda, dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Namun terkadang kebiasaan ini tidak disadari telah menghabiskan waktu Anda.

Nah belakangan ini, banyak orang telah meninggalkan atau istirahat dari media sosial. Adakah tanda bahwa Anda memang butuh detoks media sosial? Melansir Pesona, berikut sejumlah tanda yang tunjukkan hal itu:

1. Tidak terkoneksi dengan hasrat hidup Anda
Bila Anda merasa tidak terhubung dengan apa yang ada di media sosial, misalnya tidak menambah inspirasi, cobalah memulai satu hari dalam seminggu tanpa media sosial. Kemudian jika merasa kurang, tambah lagi di minggu selanjutnya. Hanya Anda yang memahami betul apa kebutuhan diri sendiri.

2. Kurang perhatian kepada diri sendiri
Berselancar di dunia maya seringkali membuat Anda ‘bercermin’. Sayangnya, hal itu hanya berlangsung sesaat. Melatih cara berpikir untuk kebahagiaan diri sendiri merupakan hal yang begitu sederhana dan sekejap dapat membuat Anda lebih bersyukur dengan apa yang dimiliki selama ini.

3. Menghabiskan waktu
Siapa yang perlu waktu begitu panjang untuk memikirkan apa yang akan diunggah di akun media sosial masing-masing? Media sosial begitu luas, dan sekalinya Anda posting satu hal, maka itu akan terus terekam. Jadi, butuh pemikiran yang matang untuk melakukannya.

Dengan detoks, Anda dapat memanfaatkan waktu yang biasanya terbuang untuk berpikir mengenai postingan menjadi waktu bermain dengan anak. Atau, mungkin hanya untuk duduk bersantai sambil membaca buku.

4. Mengubah diri karena akun lain
Begitu besar pengaruh dari kekuatan sebuah akun media, kadang membuat Anda iri, cemburu, kesal, hanya dengan melihatnya. Belum lagi jika ada komentar kurang menyenangkan.

Lebih baik pertimbangkan lagi, apakah akun-akun yang diikuti memang menyenangkan hati Anda, atau sekadar membuat hati Anda panas. Hal ini bisa jadi berbahaya jika hal tersebut membuat Anda berperilaku konsumtif.

5. Kurang peka terhadap tubuh
Ini yang terkadang tidak sadari bahwa sebenarnya anggota tubuh sudah cukup lelah untuk beraktivitas, tetapi rasa ingin tahu Anda masih saja begitu besar. Jadi Anda terpaksa menguatkan mata, kemudian jempol mengarahkan ke mana Anda ingin melihat. ** Baca juga: Mitomania, Kebiasaan Berbohong yang Tidak Disadari

Berikan perhatian lebih, karena di tengah kesibukan Anda, waktu begitu mahal untuk beristirahat.(ilj/bbs)

Berita Terbaru