oleh

Begini Harapan Pemkot Tangsel Gunakan SIKAP dan SPSE4

Kabar6-Asisten Daerah II Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tangerang selatan (Tangsel), Dedi Budiawan, menyampaikan bahwa Pemerintah setempat merasa diuntungkan dengan adanya Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKAP) dan SPSE Versi 4.

 

 

Bagian Pengelolaan Teknologi (BPTI) setempat, sebelumnya juga telah menggelar sosialisasi dan pelatihan SIKAP dan SPSE Versi 4 kepada para pelaku penyedia barang dan jasa.

 

“Kami sangat diuntungkan dengan versi ini. Insya Allah tidak ada lagi proyek yang tertunda dan gagal lelang. Sehingga RPJMD tidak meleset, SILPA pun tidak akan banyak,” terangnya, kemarin.

 

Dedi percaya, sistem baru itu dalam rangka penyempurnaan, bukan sebuah perubahan total. Sebab dalam sistem baru ini, nantinya akan ada lelang cepat yang berlangsung hanya tiga hari.

 

Dedi pun berharap, dari kegiatan yang diikuti oleh puluhan pelaku usaha dan pejabat terkait di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dapat memberikan pengalaman dan keahlian baru.

 

“Sehingga menjadi penyedia yang berkompeten. Karena Pemerintah selaku pengguna barang ingin mendapatkan mitra yang baik dan kompeten sehingga bisa melakukan kontrak dengan bagus,” tuturnya.

 

Terpisah, Kepala BPTI Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Aplahunnajat, mengutarakan perubahan lainnya yang digariskan oleh Perpres 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

 

“Adalah dalam hal peserta yang mengajukan penawaran harga,” ujarnya. ** Baca juga: Banjir, Warga Cibadak Ngungsi ke Tenda Darurat

 

Menurut Aplah, dalam aturan sebelumnya apabila pelelangan dengan peserta yang mengajukan penawaran harga kurang dari tiga. Maka pelelangan dinyatakan gagal dan harus diulang.

 

“Dengan aturan yang baru, walaupun peserta yang mengajukan penawaran harga kurang dari tiga, pelelangan tetap berlanjut dengan negosiasi. “Ketentuan tersebut telah diakomodir dalam SPSE versi 3.6,” ungkapnya.(yud)

Berita Terbaru