oleh

Wow! di Rusia Ada Berlian yang Berisi Berlian

Kabar6-Hal menakjubkan terjadi pada sebuah tambang di Siberia, Rusia. Terdapat berlian yang berisikan berlian lain di dalamnya. Berlian bernama Matryoshka Diamond ini disebut mengikuti boneka khas Rusia dengan nama sama, yang di dalamnya ada boneka lain yang lebih kecil.

Sebenarnya, melansir Sciencealert, temuan potongan mineral lain yang berada dalam berlian adalah hal lumrah. Bahkan, berkat ‘cacat’ ini para peneliti bisa mempelajari banyak hal, seperti isi perut Bumi dan lainnya. Namun menurut kelompok penambang berlian Rusia, ALROSA, Matryoshka Diamond sangat spesial.

Matryoshka Diamond tidak berukuran besar. Berlian ini hanya 0,62 karat atau sekira 0,124 gram. Dimensinya hanya 4,8 x 4,9 x 2,1 x 0,6 milimeter.

Berlian ini ditemukan saat proses penyortiran. Karena keunikannya inilah, Matryoshka Diamond dibawa ke bagian Research and Development Geological Enterprise ALROSA, untuk selanjutnya diteliti dengan Spektroskopi Raman serta inframerah, mengamati molekul dan mikrotomografi sinar X.

“Hal yang paling menarik bagi kami adalah untuk menemukan bagaimana bisa ada udara di celah antara berlian luar dan dalam,” kata Oleg Kovalchuk, peneliti ALROSA.

Para peneliti memiliki beberapa hipotesis atas ‘bagaimana bisa ada berlian di dalam berlian ini’. Salah satunya adalah terbentuknya lapisan pori polikristalin di dalam berlian karena terbentuk dengan sangat cepat.

Menurut Kovalchuk, lapisan itu kemudian menghilang akibat suatu proses dalam mantel Bumi. Hilangnya lapisan itu membuat ada berlian yang bisa bergerak bebas di dalam berlian lain, mirip dengan boneka matryoshka.

Selain itu, para peneliti juga mengestimasi bahwa berlian ini berusia di atas 800 juta tahun. Saat ini, Matryoshka Diamond akan dikirim ke Gemological Institute of America untuk dianalisis lebih lanjut. ** Baca juga: Kuda Jantan Termahal Tahun Ini Seharga Rp62 Miliar Milik Seorang Penguasa Dubai

“Sejauh yang kita ketahui, tidak ada berlian serupa yang pernah ditemukan dalam sejarah pertambangan berlian,” kata Kovalchuk. “Biasanya, pada kasus seperti ini, mineral yang hilang akan tergantikan oleh mineral lain dan tidak membentuk sebuah celah.” (ilj/bbs)

Berita Terbaru