oleh

Target Perolehan PBB-P2 Tangsel Dipatok Rp260 Miliar

Kepala DPPKAD Kota Tangsel, Uus Kusnadi.(yud)

Kabar6-Realisasi pendapatan daerah pada 2015 lalu dari sektor Pajak Bumi Bangunan-Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Tangerang Selatan‎ (Tangsel), mampu memperoleh sebanyak Rp242,3 miliar.

Potensinya mesti terus digali, lantaran hasilnya bisa untuk menopang pembiayaan program pembangunan serta pelayanan publik.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel, Uus Kusnadi mengatakan, dari hasil pencapaian diata ada korelasi yang sangat erat.

Tentunya berkaitan antara jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT‎) PBB-P2 yang terdistribusikan denngan hasil pencapaian realisasinya.

“Sejak diserahkan ke Pemerintah Kota Tangsel dari wajib pajak sebanyak 400 ribu selalu mengalami kenaikan pendapatan. Tahun ini ditargetkan Rp260 miliar,” katanya, Minggu (17/4/2016).

Uus memastikan, setiap tahun institusinya melakukan evaluasi terkait kinerja pelaksanaan. Kenaikan perolehan pajak dapat dikatakan seimbang bila Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) dengan peningkatan kinerja petugas pajak dapat berjalan secara selaras.

“Ada interval kenaikan kinerja‎ sebesar 10 persen dari tahun 2014 dikisaran 50 persen. Saat inipun ada kenaikan 10 persen, artinya jadi 60 persen,” terangnya.

Menurut Uus, secara spesifik tidak ada kenaikan NJOP.‎ Tapi kondisi yang terjadi dilapangan itu penyesuaian, seperti daerah perkampungan dibangun hunian klaster. Maka otomatis NJOP-nya mesti menyesuaikan.

DPPKAD‎ Kota Tangsel, lanjutnya, dalam tiga tahun terakhirnya terus berupaya meningkatkan sistem pelayanan berbasis informasi teknologi. Contohnya, seperti penyampaian SPPT kepada masyarakat dan uang pajaknya dibayarkan ke pemerintah daerah tidak secara manual. **Baca juga: BBWSCC Dorong Bikin Skenario Regulasi Penanganan Situ.

Uus sebutkan, dalam sistem pelayanan pajak ini telah dikembangkan inovasi ‎modern. Masyarakat bisa mengakses lewat surat elektronik atau email, aplikasi SMS Gateway ataupun lewat jasa kantor pos. **Baca juga: Airin Kepincut Perangkat Sistem Peringatan Dini Banjir.

“Evaluasi dan terobosan terus coba kita kembangkan. Intinya untuk mempermudah masyarakat menunaikan kewajibannya bayar pajak,” tambah Uus.(yud)

Berita Terbaru