1

Dosen Unpam Sebut Kasus KDRT di Indonesia Fenomena Gunung Es

Kabar6.com

Kabar6-Dosen Hukum Perlindungan Perempuan dan Anak, Fakultas Hukum Universitas Pamulang, Halimah Humayrah Tuanya, mengutuk kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Indonesia yang terus terjadi. Kasus ini ibarat fenomena gunung es.

Terbaru adalah Sulistiawan, 40 tahun, tega membakar wajah istrinya Suci Rahmawati, 21 tahun. Kasus ini terjadi di Gang H Adih, Kelurahan Kenanga, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Minggu, (30/6/2024) malam sekira pukul 21.00 WIB.

“Jadi kasus dibakarnya isteri ini hanya satu angka saja. Angka sesungguhnya yang tidak terungkap jauh lebih banyak dari yang muncul ke permukaan,” ungkapnya lewat keterangan tertulis kepada kabar6.com, Selasa (2/7/2024).

**Baca Juga: Cemburu Buta Picu Suami Bakar Wajah Istri di Cipondoh

Halimah mengapresiasi langkah kepolisian yang telah menetapkan Sulis sebagai tersangka. Ia usulkan sebaiknya aparat kepolisian juga bergerak cepat.

Berkoordinasi dengan lembaga pengada layanan perempuan korban kekerasan. Tujuannya agar korban mendapatkan pendampingan selama proses hukum dan upaya pemulihan.

Aparat kepolisian, lanjut Halimah, disarankan agar mengungkap peristiwa kekerasan dalam rumah tangga yang telah terjadi sebelumnya.

“Berdasarkan kesaksian kakak korban, rumah tangga pelaku-korban sering terjadi percekcokan. Jadi penting untuk mengungkap dugaan kekerasan yang sebelumnya pernah terjadi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolsek Cipondoh Komisaris Evarmon Lubis menyebutkan dari informasi awal telah terjadi miskomunikasi dan cemburu di antara pasangan suami istri tersebut. Pelaku yang emosi menyiramkan satu botol bensin, kemudian membakar istrinya.

“Sekarang korban dan pelaku sudah diamankan tetapi masih mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Informasi medis mengatakan korban mengalami luka 27 persen bagian wajah, rambut dan tangan. Suaminya pun ikut terbakar pada bagian lengan,” sebutnya.(yud)




Warga Babakan dan Mahasiswa Universitas Pamulang Saling Bermaafan

 

Kabar6-Warga Kampung Poncol, Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertemu dengan mahasiswa Universitas Pamulang. Pertemuan difasilitasi oleh forum komunikasi pimpinan daerah setempat.

Silaturahmi antarkelompok masyarakat digalang untuk terus menjaga tolerasi serta kondusifitas wilayah yang selama ini telah terjaga. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie berharap miss komunikasi yang sempat terjadi kedepannya dapat diperbaiki.

“Jadi kita semua saling meminta maaf dan memberi maaf, karena kita adalah anak bangsa. Dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung,” kata Benyamin di rumah dinas wali kota, Kecamatan Serpong, Selasa (14/5/2024).

Ia menegaskan bahwa tidak ada lagi hal-hal yang dapat merusak kebhinekaan di Kota Tangsel. Benyamin bilang pertemuan ini menunjukan semangat kedamaian dan tolerasi. **Baca Juga: Inflasi Naik, Pertumbuhan Ekonomi Banten Melambat

Pertemuan ini juga kata Benyamin menunjukkan semangat kedamaian dan toleransi dalam menyelesaikan permasalahan yang melibatkan berbagai pihak. Diharapkan langkah-langkah konstruktif terus berlanjut untuk memperkuat kerukunan dan menciptakan lingkungan yang harmonis serta kondusif.

“Sama, kita juga berharap, ini pelajaran yang paling berharga di kehidupan kita. Dan ini tidak boleh terulang lagi,” jelas Benyamin.

Sementara itu, Marat Ketua RW 02 Poncol, Babakan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang sempat ramai beberapa waktu lalu. Ia meyakini banyak pembelajaran ke depan sehingga wilayahnya bisa menjadi lebih baik lagi.

“Pasti ada hikmahnya ke depan,” ucapnya. Hal yang sama disampaikan Kevin perwakilan dari Mahasiswa Unpam Asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Kevin menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi.

“Kami memohon maaf, mari kita sama-sama wujudkan Tangsel yang cerdas, Tangsel yang modern, Tangsel yang religius. Itu adalah harapan kita bersama,” ujarnya.(yud)




Mahasiswa Unpam Menangkan Sayembara Logo Hari Jadi Tangsel ke-15

Kabar6-Tim panitia penyelenggara sayembara logo Hari Jadi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke-15 resmi menunjuk peserta pemenang desain grafis. Pemenangnya adalah Bagus Dwi Nugroho, warga asal Buaran, Kecamatan Serpong.

“Desainnya berhasil memadukan warna dan bentuk sehingga jadi artistik tapi mudah dibaca masyarakat awam,” ungkap Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat dikonfirmasi kabar6.com, Senin (14/8/2023).

Bagus Dwi Nugroho tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang. Latar belakang dalam tema “Harmoni Berkolaborasi” Hari Jadi Tangsel ke-15 yang usung yakni:

•Seiring berjalannya waktu, Kota Tangerang Selatan telah mencapai usia yang mengesankan, memasuki tahun ke-15 perjalanan perkembangannya.

• Kota ini tidak hanya menjadi pertumbuhan fisik, tetapi juga menggambarkan semangat harmoni dan kolaborasi yang telah membentuk fondasi kemajuan.

• Tema “Harmoni Berkolaborasi” yang diusung dalam perayaan tahun ini mencerminkan esensi dari perjalanan panjang yang telah dilalui, di mana kerja sama dan keseimbangan menjadi pilar utama dalam meraih pencapaian yang berarti.

Bagus berdiri paling kanan saat penjurian sayembara logo pada Jum’at kemarin.(Diskominfo Tangsel)

Konsep:
✓ Visual logo pada angka “15” dibuat dari garis yang saling berhubungan, melambangkan KOLABORASI yang mencerminkan semangat kerja sama dan persatuan, juga menunjukan keterkaitan atau hubungan yang erat antara masyarakat, budaya, dan kehidupan di Kota Tangerang Selatan.

✓ Elemen Garis yang berbeda dengan ukuran, melambangkan HARMONI yang mencerminkan keberagaman penduduk, budaya, dan latar belakang. Meskipun berbeda, setiap garis mempunyai keunikan dan karakteristiknya sendiri, keberadaan garis-garis ini menciptakan keselarasan dan harmoni di Kota Tangerang Selatan.

“Yang bersangkutan mahasiswa hukum yang belajar otodidak karena punya kemauan tinggi,” terang Benyamin, yang merangkap dewan juri utama sayembara logo Hari Jadi Tangsel ke-15.

**Baca Juga: Desain Logo Hari Jadi Tangsel ke-15 Diumumkan Senin Lusa

Filosofi Logo:

√Anak Panah
Semangat dan energi yang tinggi. Juta merepresentasikan antusiasme selama perayaan Ulang Tahun ke-15 Kota Tangsel.

√Harapan:
Komitmen untuk saling membantu dan mendukung dalam rangka mencapai tujuan bersama. Juga tempat dimana penduduknya saling mendukung dan berkolaborasi.

√Grafik
Kemajuan dan pertumbuhan Kota Tangerang Selatan selama 15 tahun dalam berbagai aspek kehidupan, seperti ekonomi, infrastruktur, pendidikan, dan lain-lain.

√Kelopak Bunga Anggrek
Mencerminkan keinginan untuk merayakan keindahan dan keunikan Kota Tangerang Selatan mulai dari budaya hingga kekayaan alamnya. Dan menunjukan rasa kebanggaan sebagai ciri khas lokal masyarakat Kota Tangerang Selatan.

“Disainnya menggambarkan dinamika pembangunan dan masyarakat dan Tangsel,” terang Benyamin.

Gambar BUNGA ANGGREK: Ciri khas atau julukan Kota Tangsel. Melambangkan kekompakan, kebersamaan, gorong-royong, harmonis.

Visualisasi Kota: Mencerminkan kota yang tumbuh pesat, dengan segala aspek kemajuannya dan segala sumber daya manusia yang ikut membangun didalamnya.

Kemudian dalam desain grafis logo Hari Jadi Kota Tangsel ke-15, Bagus menampilkan tiga warna dasar. Warna toska, menggambarkan identitas dan kesetiaan. Warna kuning, melambangkan harmoni dan keseimbangan. Warna biru menandakan kemajuan dan inovasi.

Benyamin mengakui, sebelum logo resmi Hari Jadi Kota Tangsel ke-15 digunakan ada sedikit revisi kepada Bagus Dwi Nugroho untuk segera memperbaiki hasil karya desain grafis yang telah dibuatnya.

“Ada sedikit masukan memang dari dewan juri antara lain garis dari huruf a ke n dibuat naik,” tutup Benyamin.

Diketahui, sayembara logo Hari Jadi Kota Tangsel ke-15 ini diikuti oleh 158 pendaftar. Hasil penjaringan mengerucut menjadi 20 orang, dan setiap orang menunjukkan hasil karya desain grafis masing-masing.(adv)




Sosok Almarhum Pendiri Unpam di Mata Wali Kota Tangsel

Kabar6.com

Kabar6-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie mengenang sosok almarhum Darsono sang pendiri Universitas Pamulang (Unpam).

Benyamin mengatakan, Darsono merupakan sosok yang rendah hati, meskipun memiliki aset yang banyak.

“Walaupun aset nya banyak, (Darsono, red) lebih memikirkan orang lain daripada diri sendiri,” ujarnya kepada Kabar6.com, Jumat (30/12/2022).

Benyamin menerangkan, kepergian Darsono sebagai pendiri Unpam meninggalkan duka yang sangat mendalam di hati banyak orang.

“Kepergiannya tentu meninggalkan duka yang sangat mendalam di hati banyak orang, bukan saja keluarga dan alumni-alumni UNPAM nya, tapi juga pemerintah kota dan masyarakat banyak,” ungkapnya.

**Baca juga:Pendiri Wafat, Universitas Pamulang Kibarkan Bendera Setengah Tiang

“Wafat nya sangat dimudahkan oleh Allah karena amal ibadah almarhum yang luar biasa,” tambahnya.

Benyamin mengaku sangat kehilangan sosok yang sangat berjasa dalam pendidikan di Kota bertajuk ‘Cerdas, Modern, dan Religius’ tersebut.

“Sudah banyak warga Tangsel yang bisa mengenyam pendidikan tinggi (di Unpam, red) karena biaya yang sangat terjangkau dan kualitas pendidikan yang baik,” tutupnya.(eka)




Pendiri Wafat, Universitas Pamulang Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kabar6.com

Kabar6-Pendiri Universitas Pamulang (Unpam), Darsono meninggal dunia, hari ini Jumat 30 Desember 2022.

Dalam pantauan Kabar6.com di Kampus Unpam Viktor, terlihat pihak kampus mengibarkan bendera setengah tiang dalam menghormati meninggalnya pendiri sekaligus Ketua Yayasan Sasmita Jaya.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengaku kehilangan sosok yang sangat berjasa dalam pendidikan di Kota bertajuk ‘Cerdas, Modern, dan Religius’ tersebut.

“Sudah banyak warga Tangsel yang bisa mengenyam pendidikan tinggi karena biaya yang sangat terjangkau dan kualitas pendidikan yang baik,” ujarnya kepada Kabar6.com.

**Baca juga: Kabar Duka, Pendiri Unpam Darsono Meninggal Dunia

Jenazah Darsono disholatkan di Masjid Darul Ulum Unpam Viktor, Serpong, dan akan dimakamkan di TPU Pondok Petir, Kota Depok.

Terlihat ratusan Civitas Unpam mengantarkan Jenazah Darsono menuju tempat peristirahatan terakhirnya di Pondok Petir, Kota Depok.(eka)




Kabar Duka, Pendiri Unpam Darsono Meninggal Dunia

Kabar6.com

Kabar6-Pendiri Universitas Pamulang (Unpam), Darsono meninggal dunia, hari ini Jumat 30 Desember 2022.

Hal itu dikonfirmasi oleh Wakil Rektor IV Unpam, Dewi Anggraini kepada Kabar6.com.

“Waalaikumsalam, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya bila beliau ada kesalahan, mohon doanya,” ungkapnya.

**Baca juga: Baru 80 Persen, Wali Kota Tangsel Tidak Yakin Serapan Anggaran 2022 Capai 90 Persen

Dewi mengatakan, pendiri Unpam sekaligus Ketua Yayasan Sasmita Jaya itu akan disholatkan di Masjid Darul Ulum Unpam, Serpong.

“Iya (disholatkan, red) di Masjid Darul Ulum Unpam,” tutupnya.(eka)




Dosen Pidana Unpam Tangsel Sebut Undang-undang Narkotika Terlalu Lentur

Kabar6.com

Kabar6-Undang-undang tentang narkotika perlu direvisi. Sejumlah ketentuan yang “karet” harus ditinjau ulang. Selama ini, ketentuan dalam payung hukum tersebut tidak bisa membedakan antara pengguna dengan pengedar dengan jelas.

Demikian diungkapkan Halimah Humayrah Tuanaya, dosen pidana Fakultas Hukum Universitas Pamulang, Kota Tangerang Selatan, lewat keterangan tertulis yang diterima kabar6.com, Selasa (27/12/2022).

“Padahal hukum pidana harusnya rigid (kaku),” ungkapnya. Temuan oleh Polres Tangsel belum lama ini, Halimah bilang, merupakan gambaran kebijakan penanganan peredaran gelap narkotika secara nasional.

Menurutnya, harus ada evaluasi penanganan peredaran gelap narkotika. Pemerintah bisa membentuk tim independen yang terdiri dari unsur pemerintah dan juga masyarakat untuk mengaudit penanganan peredaran gelap narkotika itu.

Hasil audit dijadikan dasar untuk melakukan evaluasi, apakah sudah tepat penanganan dengan pendekatan perang terhafap narkotika (War on Drugs) yang selama ini dipakai di Indonesia.

Jika undang-undang narkotika direvisi, lanjut Halimah, maka akan jelas siapa pengguna dan siapa pengedar. Sehingga pendekatan yang digunakan menjadi tepat sasaran.

“Bukan semata semangat mempidanakan, tetapi merehabilitasi,” jelasnya.

**Baca juga: Polres Tangsel Periksa 4 Orang Soal Dugaan Kasus Sodomi di Ponpes Pondok Aren

Selanjutnya perlu ada pengawasan yang ketat dalam melakukan penanganan perkara narkotika oleh aparat penegak hukum. idak bisa dipungkiri, banyak polisi yang juga menjadi pengedar narkotika.

“Kita masih ingat, Irjen Teddy Minahasa sudah ditetapkan menjadi tersangka peredaran narkotika. Tidak tanggung-tanggung, kasus yang menjerat jenderal itu juga telah menyeret setidaknya empat orang polisi lainnya,” tegas Halimah.(yud)




Setop Pelecehan Seksual dan Persekusi di Kampus Gunadarma Disebut Keliru

Kabar6-Polres Depok menghentikan proses hukum kasus pelecehan seksual dengan korban Mahasiswi Universitas Gunadarma. Polisi menyampaikan, kasus pelecehan diselesaikan dengan mekanisme Restorative Justice setelah korban mencabut laporannya.

“Langkah Polres Depok menghentikan penyidikan kasus pelecehan seksual itu keliru,” kata Dosen Hukum Perlindungan Perempuan dan Anak Fakultas Hukum, Universitas Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Halimah Humayrah Tuanaya lewat keterangan tertulis yang diterima kabar6.com, Sabtu (17/12/2022).

Ia paparkan, .erujuk pada ketentuan Pasal 23 Undang-undang Nomor 12 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, maka seharusnya Polres Depok tidak menghentikan pengusutan kasus pelecehan seksual itu. Pasal 23 UU TPKS menyebutkan ‘Perkara Tindak Pidana Kekerasan Seksual tidak dapat dilakukan penyelesaian di luar proses peradilan, kecuali terhadap pelaku Anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang’.

“Dengan demikian, maka Polres Depok harus melanjutkan proses hukum perkara itu sekalipun korban telah mencabut laporannya,” papar Halimah.

Selanjutnya, ia lanjutkan, terhadap kasus persekusi polisi juga harus tetap mengusutnya. Kasus pengeroyokan dan penganiayaan merupakan delik biasa. Jadi tidak perlu menunggu ada korban yang melaporkan. Pengusutan dua kasus itu, harus berjalan sebagaimana mestinya.

“Keduanya harus berjalan. Jangan sampai ada kesan bahwa penghentian dua kasus itu merupakan “barter” antara perkara persekusi dengan perkara pelecehan seksual,” jelas Halimah.

Sebelumnya, Polres Depok telah menerima laporan dari mahasiswi Universitas Gunadarma yang menjadi korban kekerasan seksual. Kekerasan seksual berawal dari tindakan pelaku yang mengajak korban untuk mengerjakan tugas kuliah.

**Baca juga: Begini Skema Sistem Satu Arah Lalu Lintas di Tangsel.

Kemudian korban datang ke kost pelaku, setelah berada dalam kamar pelaku kemudian mengunci pintu dan mencoba mencium korban dan meraba payudara. Pelaku juga sempat memaksa korban untuk memegang kemaluan pelaku, tetapi korban menolak.

Selanjutnya beredar video dua orang yang juga mahasiswa Gunadarma diduga sebagai pelaku pelecehan seksual ditelanjangi massa, dan dipaksa meminum air kencing. Persekusi dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dan terjadi di dalam lingkungan kampus Universitas Gunadarma.(yud)




Peduli Gempa Cianjur, KBM Unpam Kumpulkan Donasi dengan Membuka Pasar Murah

Kabar6.com

Kabar6-Peduli gempa Cianjur, Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Pamulang kumpulkan donasi dengan membuka pasar murah, yaitu menjual pakaian layak pakai yang telah dikumpulkan.

Humas KBM Unpam, Irwan mengatakan, pihaknya melakukan hal itu karena setelah di survey stok logistik di Desa Gasol, Cugenang, Kabupaten Cianjur, telah overload.

“Tujuannya agar logistik yg kita donasikan ke Cianjur lebih efektif, karena hasil survei kawan-kawan delegasi di Desa gasol sudah over load untuk pakaian, dan banyak yang menumpuk di posko-posko karena tidak layak pakai,” ujarnya kepada Kabar6.com, Selasa (13/12/2022).

Irwan menjelaskan, maka dari itu pakaian layak dari baju anak-anak hingga dewasa, yang telah dikumpulkan oleh kawan-kawan dijual dengan harga mulai Rp10 ribu per 2 baju seluruh model.

“Maka agar kita tidak membawa logistik yang sia-sia karena disana sudah cukup, maka kita coba pasarkan di lingkungan untuk hasil penjualannya kita donasikan,” jelasnya.

**Baca juga: Polres Tangsel Tangkap Pedagang Martabak Mini yang Diduga Lecehkan Bocah di Pondok Aren

Penjualan pakaian layak pakai itu berada di Pasar Pagi tepatnya depan SMK Sasmita Jaya, dan di pasar-pasar lainnya di sekitar Kecamatan Pamulang, yang dibuka jam 8 pagi.

“KBM Unpam, KB UMJ akan berangkat pada tgl 14 Desember kita life in di Cianjur, dan bersama warga membangun kembali lingkungan desanya,” tutupnya.(eka)




Viral Video Lift Unpam Kampus Viktor Jatuh, Penanggungjawab Gedung: Hoax

Kabar6.com

Kabar6-Beredar video yang viral di media sosial insiden lift jatuh di Universitas Pamulang, kampus Viktor, Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, kemarin. Insiden tersebut disebut ada korban dari mahasiswi yang sedang menaiki lift.

“Ada perempuan di dalam (lift-red),” kata seorang mahasiswi yang beredar dalam rekaman video.

Rekaman video memperlihatkan kondisi sekitar lift berantakan. Kerumunan mahasiswa terlihat santai tidak panik.

Pantauan kabar6.com di Universitas Pamulang, lokasi insiden lift persis di lantai dasar kantin Gedung A kampus Viktor. Pintu lift dibuka masih dalam kondisi mulus.

“Gak bener video yang beredar. Hoax,” kata Hasan Alzagladi, penanggungjawab gedung, Kamis (24/11/2022).

Menurutnya, lift bukan jatuh. Namun hanya keramik bagian atas depan pintu lift yang jatuh. “Adalah keramik depan lift yang lepas,” ujar Hasan.

Ia bilang keramik yang lepas ukuran 60X60 centimeter. insiden tersebut terjadi pada Rabu kemarin sekitar pukul 09.30 WIB.

**Baca juga: APBD 2023 Disahkan Rp4,3 Triliun, Benyamin Tetapkan 8 Prioritas Pembangunan

“Kita perbaiki keramik yang lepas ini,” tutup Hasan saat mendampingi tim Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan yang datang melakukan penyelidikan.(yud)

Awak media Kompas TV perlihatkan keramik yang lepas di Unpam kampus Viktor.(yud)