oleh

Rumah Belajar Bintang Utara, Asah Ilmu Anak Tangerang

Kabar6-Tahukah Anda, bila ternyata warga di Kabupaten Tangerang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi di bidang pendidikan.

Faktanya, sejak 10 bulan lalu telah hadir rumah belajar Bintang Utara di Kampung Pondok Kulon, RT 01/01, Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Rumah belajar yang berdiri atas kepedulian sejumlah relawan dan komunitas warga dari berbagai tempat itu, untuk terus mengasah ilmu anak-anak diwilayah setempat.

Kini, Rumah Belajar Bintang Utara sudah memiliki 40 orang murid. Mereka terdiri dari 30 anak usia dini dan 10 orang anak usia remaja.

Kepala Rumah Belajar Bintang Utara, Reza Ibnu Malik,S.Sos mengatakan, sejumlah pelajaran yang disajikan diantaranya berhitung, membaca, kesenian dan ketrampilan.

Sedangkan jam belajar dijadwal 3 hari dalam sepekan, yaitu Selasa, Rabu dan Kamis, dimulai jam 15.00 WIB hingga 17.00 WIB.

“Saya harap Rumah Belajar Bintang Utara ini bisa membantu anak-anak untuk belajar, sekaligus menjaditempat berkumpul komunitas dari berbagai tempat. Hingga, kedepan rumah belajar ini bisa terus berkembang,” ujar Reza, Rabu (29/10/2014).

Sementara, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang meresmikan Rumah Belajar Bintang utara tepat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Selasa (28/10/2014), mengapresiasi aksi elemen warga yang peduli dengan dunia pendidikan.

“Salut untuk elemen warga yang telah sukses mendirikan Rumah Belajar Bintang Utara. Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di Kabupaten Tangerang, khususnya di sektor pendidikan,” katanya.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memberikan support terhadap aktivitas Rumah Belajar Bintang Utara, dengan memberikan bantuan buku untuk pendidikan siswa di rumah belajar tersebut. **Baca juga: Peringati Sumpah Pemuda, KNPI Refleksikan Semangat Inovatif.

“Kami berharap, Rumah Belajar  Bintang Utara bisa terus eksis, untuk membantu anak-anak di Kabupaten Tangerang, untuk terus mengasah ilmu yang sudah didapat disekolah,” ujarnya.(hms/tom migran)

Berita Terbaru