oleh

Rapid Test di 8 Pasar Lebak, 3 Terindikasi Tertular Corona

Kabar-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak melakukan rapid test atau test cepat secara massal sebagai skrining awal virus Corona atau Covid-19.

Rapid test mulai dilakukan setelah Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan kasus positif Corona kedua yakni seorang pria berusia 42 tahun warga Kecamatan Warunggunung.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lebak Firman Rahmatullah, mengatakan, rapid test dilakukan di 9 titik yang seluruhnya di wilayah Lebak Selatan. Delapan titik di pasar dan 1 titik dil lingkungan tempat tinggal pasien pertama positif Corona, di Kecamatan Cihara.

“Sebagai antisipasi dan kewaspadaan terhadap adanya peningkatan pelaku perjalanan dan kegiatan di area pasar serta antisipasi transmisi lokal dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” terang Firman kepada Kabar6.com, Senin (1/6/2020).

Firman menjelaskan, rapid test yang menyasar 2.250 orang tersebut dimulai sejak Jum’at 29 Mei 2020 dan selesai pada Minggu 31 Mei 2020 dengan masing-masing titik menyasar 250 orang.

“Hasilnya ada 3 orang yang dinyatakan reaktif,” kata Firman.

**Baca juga: Satu Tahun Kepemimpinan Iti-Ade Muncul Polling Bupati Lebak.

Sementara itu, berdasarkan data di situs Siaga Covid-19 milik Pemkab Lebak yang diupdate pukul 14.30 WIB. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 mengalami peningkatan menjadi 39 orang. Sebanyak 21 pasien masih diawasi, 9 orang meninggal dan 9 orang sudah dinyatakan aman.(Nda)

Berita Terbaru