oleh

Pertarungan Pilkada Pandeglang, Calon Independent Ditengah Tiga Trah Penguasa Banten

Kabar6-Pilkada Kabupaten Pandeglang di warnai pertarungan tiga trah penguasa Banten, sebut saja Trah Rau yang dikenal dengan keluarga Ratu Atut Chosiyah.

Kemudian trah Dimyati Natakusumah yang diwakili istrinya sekaligus calon inchumbent Irna Narulita, kemudian trah Mulyadi Jayabaya (JB) dari Lebak yang kini lintas wilayah, diwakili oleh putranya, Mochamad Nabil Jayabaya.

Diliat trah tiga besar itu, muncul sosok calon inchumbent yang terus mengumpulkan dukungan dari para ulama dan masyarakat dengan bukti foto copy KTP, namanya Krisyanto vokalis Jamrud yang berpasangan dengan Hendra Pranova, seorang petani madu alam.

Terbaru, mereka sowan ke ulama karismatik Banten, Abuya Muhtadi Cidahu, di Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka meminta doa restu ke salah satu kyai sepuh NU itu untuk maju dalam Pilkada di Kota Badak tahun 2020 mendatang.

“Abuya Muhtadi pun merestui Krisyanto-Hendra Pranova maju di Pilkada Pandeglang. Ini jadi moment tersendiri bagi kita dikarenakan restu yang diberikan oleh Abuya untuk kita maju di Pilkada Pandeglang,” kata Bakal Calon (Balon) Wabup Pandeglang, Hendra Pranova, melalui sambungan selulernya, Kamis (10/10/2019).

Sowan ke Abuya Muhtadi itu dilakukan keduanya pada Rabu kemarin, 09 Oktober 2019, di Ponpes Abuya yang berlokasi di kaki Gunung Karang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, usai shalat subuh.

Abuya meminta keduanya segera mengumpulkan persyaratan dukungan berupa copy KTP untuk maju sebagai Balon Cabup dan Cawabup Pandeglang. Kerja keras dan soliditas tim pun harus terus ditingkatkan.

“Kudu geura kukumpul KTP na, terus semangat. Abah doakeun, independent ulah gentar (Harus segera terkumpul KTPnya, terus semangat. Abah doakan, independent jangan gentar),” kata Hendra menirukan pesan Abuya.

Abuya pun mengapresiasi kepedulian kamu muda untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan di Pandeglang. Hendra dan Krisyanto menargetkan mampu mengumpulkan 70 ribu copy KTP sebagai bentuk dukungan masyarakat kepada keduanya.**Baca juga: Universitas Mathla’ul Anwar Kutuk Pelaku Penusukan Menko Polhukam.

“Baru terkumpul 47 ribu dri target 70 ribu copy KTP. Target kita bulan Desember 2019 sudah terkumpul semua,” jelasnya.(Dhi)

Berita Terbaru