oleh

Penggunaan Hand Sanitizer Tidak Berikan Perlindungan Jangka Panjang

Kabar6-Belakangan ini hand sanitizer atau cairan pembersih tangan menjadi barang yang sangat dicari, bahkan di beberapa tempat tidak tersedia atau menjadi barang langka.

Hal ini berkaitan dengan wabah covid-19 (virus corona) yang semakin berkembang di lebih dari 20 negara. Juga berhubungan dengan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), yang menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer, di mana dalam kandungannya terdapat alkohol 60 persen untuk menghindari penyebaran covid-19.

Namun kenyataannya, melansir Medcom, penggunaan hand sanitizer tidak memberikan perlindungan jangka panjang karena menurut CDC, mencuci tangan dengan air merupakan pilihan utama dan yang terbaik.

“Hand sanitizer yang mengandung alkohol hanya merupakan alternatif jika tak ada air dan sabun. Hand sanitizer bisa dipakai jika memang tidak tersedia wastafel untuk mencuci tangan,” kata Philip Tierno, PhD, profesor klinis di departemen patologi di New York University Langone Medical Center.

“Mencuci tangan dengan sabun dan air dapat menghilangkan kuman dan bakteri, tetapi hand sanitizer dapat membunuh apa pun yang terdapat dalam tangan Anda pada saat itu,” jelas Michael Lin, MD, associate professor di divisi penyakit menular di Rush University Medical Center di Chicago.

Ditambahkan, “Jika Anda menyentuh sesuatu yang terkontaminasi, Anda perlu membersihkan tangan Anda. Hal itu juga berlaku untuk sabun dan air.” ** Baca juga: Memasuki Usia 30-an, Ini 4 Risiko Kesehatan yang Mengintai Wanita

Tidak ada yang menjaga tangan Anda lebih lama dari beberapa menit. Sesaat setelah Anda mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, tidak ada efek yang ditinggalkan.

“Anda tetap dapat mengontaminasi ulang tangan Anda. Itu terjadi segera setelah Anda menyentuh permukaan yang umum (dan seringkali kotor), seperti pegangan tangga, tombol lift, atau kalkulator,” ungkap Tierno.

Jadi, sebelum makan atau minum atau menyentuh wajah dengan alasan apa pun, Anda harus mencuci dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan. Disebutkan Tierno, apabila tangan kotor dan Anda tidak memiliki pembersih, jangan menyentuh wajah terlebih dulu.

CDC juga menyarankan, saat menggunakan pembersih tangan, pilih yang mengandung alkohol setidaknya 60 persen. Tutupi semua permukaan tangan Anda dan gosokkan bersama-sama sampai terasa kering.(ilj/bbs)

Berita Terbaru