oleh

PDAM Kota Tangerang Akui Kebutuhan Air Bersih di Zona 2 & 3 Masih Jadi PR

Kabar6-Pihak PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang mengakui bila kebutuhan air bersih untuk di zona 2 & 3 memang sudah cukup tinggi, Selasa (30/7/2019).

Meski demikian, hingga kini pihak PDAM TB memang belum mampu untuk mengcover kebutuhan itu. Apalagi, diinformasikan bila sebagian pengerjaan instalasi perpipaan dikawasan tersebut tengah di garap oleh proyek nasional, yang kini terpaksa terhenti karena sesuatu hal.

Direktur Utama (Dirut) PDAM TB Kota Tangerang, Sumarya mengungkapkan, bahwa distribusi air bersih ke dua zona itu, hingga saat ini masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR). Pihaknya pun tengah berupaya memaksimalkan tugas dan fungsinya guna memeratakan penyaluran air bersih bagi seluruh masyarakat di Kota Tangerang.

“Makanya tugas kita kan sekarang ini, zona 2 dan 3 nih yang belum. Ya, kita makanya buat dulu FS nya. Pada saat ada FS nya, kan ada kajian teknisnya, ada kajian finansialnya. Nah itulah mungkin dasar kita untuk melakukan permohonan,” kata Sumarya, kemarin.

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan mengenai mekanisme penganggarannya nanti.

“Nah kalau investasi mah, kalau kita ada uang, kita modal sendiri. Kalau tidak ada uang, minta pemerintah kota. Pemerintah kota tidak ngasih, minta pemerintah provinsi, kalau provinsi tidak ngasih, minta pemerintah pusat, pemerintah pusat gak ngasih juga, ya kita mau gak mau bekerjasama dengan investor. Kalau memang itu menarik buat investor,” urainya.

**Baca juga: PDAM TB Akui Banyak Jaringan Yang Belum Rampung di Zona 1.

Sumarya menambahkan, salah satu dampak baik bila bekerjasama dengan pihak ketiga adalah mengenai kemampuan mengcover anggaran besar. Sehingga, pihaknya tak perlu waktu lama untuk menyelesaikan progres-progresnya.

“Soalnya, misalnya kalau butuhnya sampai satu triliun saja misalkan, kalau Pemkot berani anggaplah, seratus miliar pertahun. Berarti sepuluh tahun dong baru terlayani. Kalau kerjasama dengan investor kan cepatnya begitu,” pungkasnya. (BL/ges)

Berita Terbaru