oleh

Panwaskada Ngaku Kalah Start dari KPUD Tangsel

Kabar6-Panitia Pengawas Pilkada (Panwaskada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini tengah dilanda gundah.

 

Pasalnya, menjelang perhelatan pesta demokrasi serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Desember 2015 mendatang, wasit Pilkada ini merasa sudah kalah melaju di garis start.

 

“Kami sudah ketinggalan garis start nih dengan teman di KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah),” ungkap Pokja Divisi Pencegahan dan Humas Hubungan Antar Lembaga Paswaskada Tangsel, Muhamad Acep ketika dihubungi kabar6.com, Jumat (22/5/2015).

 

Acep mengakui, bila institusinya telah bertemu dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel yang difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), untuk koordinasi.

 

Pada kesempatan itu, Panwaskada juga mengajukan proposal permohonan bantuan hibah kepada Pemkot Tangsel, untuk biaya operasional penyelenggaraan Pilkada 2015.

 

Pada draft proposal yang tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), diajukan dana sebesar Rp9 miliar. ** Baca juga: Begini Cara Praktis Uji Beras Asli atau Palsu

 

Acep bilang, dana sebesar itu belum termasuk untuk proses pemungutan suara lanjutan. Dahulunya, tahapan Pilkada lanjutan itu disebut Pemungutan Suara Ulang (PSU).

 

“Kami harapkan minggu depan (pekan depan) sudah bisa cair. Kalau sama tahapan pemungutan suara lanjutan sekitar Rp11 miliar,” terang Acep.(yud)

Berita Terbaru