Marah Salah, Bisa Picu Masalah

Ilustrasi marah.(bbs)

Kabar6-Kehidupan modern memberikan kecukupan dalam kebutuhan dasar. Namun, juga membuat orang lebih mudah marah.

“Sikap agresi sesekali diperlukan untuk survival. Namun, jika tidak digunakan sesuai tujuan maka dapat menimbulkan masalah,” kata Dr Sandi Mann, psikolog dari University of Central Lancashire seperti dikutip situs Daily Mail.

Menurutnya, kemarahan sebagai kunci untuk bertahan hidup telah berubah menjadi target dari gangguan-gangguan tidak penting.

Gaya hidup nyaman yang kita rasakan telah menyebabkan kita berharap bahwa segala sesuatu harus sempurna. Jika tidak, kita menjadi cepat marah seperti anak-anak.

Ia mengatakan, kemarahan bisa diatasi dengan melawan ketidaknyamanan dengan sebuah pertanyaan, “Apakah insiden ini mengancam survival kita? Jika tidak, maka seharusnya kita mengendalikan kemarahan kita.”

Disebutkan, ada 10 alasan dalam gaya hidup modern pemicu kemarahan yang
perlu diketahui. Lima alasan pertama, antrean panjang ke dokter, kemacetan lalu-lintas, bus yang penuh, teman bercanda mengenai hal-hal  yang sensitif, teman tidak membayar utang.

Lima alasan berikutnya, disalahkan secara keliru, harus membersihkan situasi berantakan yang disebabkan orang lain, harus menunggu lama dalam antrean saat mau menelpon, diberi arah atau petunjuk yang keliru,  dan hehilangan barang atau uang.(bbs/vic)