oleh

Mahasiswa STKIP Setia Budhi Rangkasbitung Tuntut Remedial Test Berbayar Dihapus

Kabar6-Ratusan mahasiswa STKIP Setia Budhi Rangkasbitung memprotes kebijakan remedial test (pengajaran ulang bagi mahasiswa yang memiliki nilai rendah) berbayar yang diterapkan pihak kampus.

“Kami menolak dan meminta agar kebijakan remedial test berbayar dihapus. Termasuk semester pendek berbayar,” kata Presma STKIP Setia Budhi Rangkasbitung, Ani Apriyanti.

Ia menilai, kebijakan remedial test berbayar tersebut mencerminkan kampus yang mengaitkan nominal dengan mutu pendidikan.

“Sebenarnya ada cara lain selain harus dengan uang, ini bukan solusi yang baik,” ucapnya.

“Lembaga selalu mengaitkan kebijakan apapun dengan nominal. Seperti di awal tahun 2018, diterapkan her-registrasi yang tadinya pembayaran semester Rp2,5 juta menjadi Rp2,6 juta tetapi tidak mengubah fasilitas di kampus,” ungkap Ani.

Besaran biaya remedial test untuk mahasiswa yang mendapat nilai C yakni Rp20.000 per SKS, nilai D Rp40.000 per SKS dan nilai E Rp70.000 per SKS.

Ani meminta STKIP Setia Budhi melibatkan mahasiswa setiap akan membuat kebijakan, dan meminta transparansi anggaran.**Baca Juga: Truk Nyangkut di JPO Tol Tangerang-Merak Jadi Tontonan Warga.

“Lihat dulu kondisi mahasiswanya, jangan top-down, kami menolak jika kebijakan itu hanya dibuat lembaga tanpa melibatkan mahasiswa,” tegasnya.(Nda)

Berita Terbaru