oleh

Ini Kronologis Terbakarnya Perangkat UPS di BSH

Kabar6-Sehubungan dengan kekacauan jadwal penerbangan (delayed) dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta, pada Minggu (16/12/2012), Manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan permintaan maaf kepada pengguna jasa penerbangan di Bandara Soekarno Hatta (BSH).

Terkait hal tersebut, dapat kami sampaikan penjelasan sebagai berikut :

1. Penggeseran jadwal penerbangan pada sistem pemanduan udara di menara kontrol BSH dilakukan atas alasan keselamatan penerbangan, menyusul terbakarnya perangkat UPS (Uninterruptible Power Supply) yang mendukung pasokan energi listrik ke perangkat komputer pendukung kerja pemanduan pesawat, tepat pada pukul 16.55 WIB.

2. Terbakarnya perangkat UPS tersebut mengakibatkan gangguan pada sistem pemanduan otomatis JAATS (Jakarta Automated Air Traffic System) dan membuat sistem tidak dapat bekerja selama 15 menit.

Untuk kemudian, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, menara kontrol memutuskan untuk membatasi jumlah pendaratan dan lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta, serta melakukan pola pemanduan pesawat secara prosedural (non-radar).

3. Tepat pada pukul 17.10 WIB, pasokan listrik terhadap perangkat pemanduan otomatis JAATS telah pulih kembali. Akan tetapi proses start-up pada sistem membutuhkan waktu yang cukup agar dapat beroperasi normal kembali.

4. Tepat pada pukul 18.05 WIB, sistem berhasil melakukan recovery secara total. Untuk kemudian, menara kontrol secara bertahap membuka kegiatan lepas landas dan pendaratan setiap 10 menit, selanjutnya setiap 5 menit.

Tepat pukul 19.15, seluruh kegiatan operasional penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta telah normal kembali seperti sedia kala.

5. Sebagai tambahan informasi, UPS yang mengalami kerusakan tersebut telah diantisipasi dengan UPS Cyberex. PT Angkasa Pura II telah memprogramkan pengadaan UPS baru yang saat ini dalam proses pengiriman dari Jerman, dan diperkirakan akan tiba ke Indonesia pada pertengahan Januari 2013.

Namun ternyata UPS eksisting mengalami masalah terlebih dahulu. Hingga saat ini, kami masih melakukan investigasi untuk menelusuri penyebab rusaknya UPS.

6. Adapun jumlah penerbangan yang terdampak akibat peristiwa ini, antara lain sebanyak 39 penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, 3 penerbangan dialihkan (divert), serta 22 penerbangan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Demikian penjelasan Manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) yang diterima redaksi kabar6.com, Minggu (16/12/2012) malam.(tom migran).

 

Berita Terbaru