oleh

Gempa Dua Kali Guncang Lebak, BPBD: Harus Diwaspadai

Kabar6-Gempa bumi yang berpusat di daratan dan laut telah mengguncang Kabupaten Lebak. Gempa bumi pertama dengan Magnitudo 5,4 yang berada di darat 18 kilometer barat daya Rangkasbitung terjadi pada Selasa, 7 Juli.

Gempa kedua terjaei pada Selasa, 14 Juli dengan Magnitudo 5,1 berada di laut 18 kilometer barat daya, Bayah. Meski demikian kedua gempa tidak berpotensi tsunami.

“Harus diwaspadai tetapi bukan berarti takut yang berlebihan,” kata kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Kaprawi, Jum’at (17/7/2020).

Apalagi, letak Lebak yang memang merupakan zona dekat dengan pusat gempa dan gunung api menjadi catatan para ahli bahwa bencana alam dapat dipastikan akan terulang.

“Sosialisasi dan edukasi masyarakat terutama di pesisir dan perbukitan yang terus dilakukan. Karena yang menjadi penting disampaikan ibu bupati adalah penyelamatan dan perlindungan masyarakat dari bencana,” tutur Kaprawi.

**Baca juga: Kepala MTs di Lebak Dipanggil Kejari terkait Pengadaan Buku.

Menurutnya, gempa bumi merupakan bagian dari aktivitas alam. Maka ia berpesan agar masyarakat perlu harmonis dengan alam.

“Gempa ini aktivitas alam yang tidak bisa kita halangi, tetapi bagaimana kita harmonis dengan alam dan membekali diri dengan edukasi menghadapi bencana yang tidak bisa kita predikasi kapan terjadi,” kata Kaprawi.(Nda)

Berita Terbaru