oleh

Ditemukan Lantai Mozaik dari Zaman Romawi di Kebun Anggur Italia

Kabar6-Tim arkeolog berhasil menemukan benda purbakala berupa lantai mozaik zaman Romawi dari sebuah vila bersejarah, di kebun anggur Kota Negrar, Valpolicella, Provinsi Verona, Italia.

“Setelah upaya yang gagal selama puluhan dasawarsa, sebagian dari lantai dan pondasi vila romawi di wilayah utara Verona akhirnya berhasil ditemukan,” demikian pernyataan otoritas Negrar, Valpolicella.

Para arkeolog, melansir smithsonianmag, sudah sejak lama mencari lantai mozaik zaman Romawi tersebut. Diperkirakan, lantai mozaik tadi sudah ada dari zaman Romawi pada abad ke-3 Masehi atau sekira 1.800 tahun lalu. Penggalian pertama dilakukan pada satu abad lalu tepatnya pada 1922. Di antara waktu-waktu sesudahnya, tim menemukan beberapa petunjuk. Namun, penggalian dihentikan pada dasawarsa terakhir karena dianggap kurang hasil.

Sejumlah kajian ilmiah terbaru menunjukkan, di lokasi tersebut kemungkinan ada lebih banyak yang bisa ditemukan. Para arkeolog kemudian memulai penggalian baru dan melakukan penelitian tanah lebih ekstensif pada musim panas lalu. Upaya tersebut mengantarkan tim pada temuan yang ternyata dalam kondisi sangat baik.

Lantai mozaik itu ternyata cuma berada beberapa meter saja di bawah tanah, tepatnya di tengah kebun anggur di kawasan bukit di atas dusun Negrar di Valpolicella, Italia.

Dinas pengawasan benda purbakala akan berkoordinasi dengan pemilik kebun anggur dan pemerintah kota untuk mencari cara paling tepat atas temuan arkeologi tersebut agar dapat diakses oleh publik.

“Kami berpendapat bahwa situs budaya sangat berharga ini layak mendapat perhatian dan harus terus diperbaiki. Oleh karena itu kami bersama pemilik tanah dan penanggung jawab dana pertanian akan mencari cara untuk bisa semaksimal mungkin bersenang-senang dengan temuan ini,” kata Roberto Grison, Wali Kota Negrar di Valpolicell.

Grison memberi isyarat bahwa dia berencana akan menjadikan situs purbakala tersebut sebagai daya tarik baru untuk pariwisata. ** Baca juga: Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Listrik Terbesar di Dunia Terbang di Langit Washington

Sejumlah besar tim ilmuwan dan arkeolog di bawah pimpinan arkeolog senior Gianni Zuccato saat ini terus melanjutkan penggalian untuk mengidentifikasi perluasan dan lokasi bangunan vila purbakala tersebut.(ilj/bbs)

Berita Terbaru