oleh

BPTJ Sebut Uji Coba Jam Operasional Butuh Kantong Parkir

Kabar6-Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menyebutkan bahwa permasalahan uji coba di Kabupaten Tangerang- Bogor adalah kantong parkir.

“Ini semua perlu komitmen bersama dan juga yang paling utama kantong parkirnya yang perlu disiapkan dengan baik jangan sampai kendaraan malah menumpuk di jalan dan mengakibatkan kemacetan yang parah,” tutur Bambang disela Rakor Pembatasan Jam Operasional, Redtop Hotel Gambir Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Untuk sementara, pihak BPTJ akan mengoptimalkan Perbup yang ada di tiap daerah masing-masing. “Kami berharap pertemuan Kepala Daerah Tingkat II ini dapat memberikan solusi dan kebaikan bagi semua pihak,” ungkapnya.

Bambang menambahkan, kedepan, pihaknya juga akan mengundang pihak transporter serta masyarakat untuk diajak berdialog. Agar pihak BPTJ dapat mengetahui kondisi secara menyeluruh.

Sementara, Ade Yasin selaku Bupati Bogor menuturkan, pihaknya masih melakukan uji coba pembatasan jam oprasional truk tambang.

Sebelum Ia menandatangani Perbub yang sudah disiapkan, Ia ingin mengetahui dampak dari uji coba tersebut, sehingga tidak terjadi kesalahan dan kegaduhan di lapangan.

“Mengapa kami sampai saat ini masih belum mengeluarkan Perbup pembatasan jam. Hal tersebut masih kami tahan untuk melihat situasi yang ada dilapangan, kami selalu berkoordinasi dengan BPTJ untuk menangani hal ini, untuk saat ini kami hanya melakukan uji coba pembatasan sebelum Perbup saya tandatangani,” Ujar Ade.

**Baca juga: 200 Anak Korban Tsunami Direkrut Untuk Bekerja Oleh Pemprov Banten.

Ade menambahkan pada dasarnya pihaknya setuju dengan peraturan Bupati Tangerang dan Walikota Tangsel mengenai pembatasan jam operasional.

“Hanya saja kita perlu menyamakan persepsi masalah jam oprasional untuk disamakan pihaknya juga menjaga kondusifitas masyarakat dilapangan,” pungkas Ade. (fit/hms)

Berita Terbaru