oleh

Begini Langkah PDI Perjuangan Tatap Pertarungan di Pemilu 2019

Kabar6-Kurang dari dua tahun, Pemilu 2019 akan berlangsung. Salah satu tahapannya pun telah usai dilaksanakan, yakni pembahasan Undang-undang (UU) Pemilu yang membahas electoral threshold.

Meski di atas kertas PDIP dipastikan akan kembali merebut kursi RI 1, namun wacana siapa pendamping Jokowi dibahas internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

“Sejauh ini partai yang sudah mendukung Jokowi ada Hanura yang sudah menyatakan kembali (mendukung) Jokowi. (Pendamping Jokowi) masih jauh (belum dibahas),” kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah, saat ditemui di Kota Serang, Banten, Rabu (01/11/2017).

Meski begitu, Basarah menjelaskan kalau salahsatu strategi pemenangan di Pemilu adalah dengan bergotong-royong yang dilakukan oleh seluruh kader partainya.**Baca Juga: Jelang Pemilu 2019, Megawati Konsolidasi di Banten.

“Bu Mega menekankan perlunya semangat gotongroyong dalam tubuh partai, kemudian saling soliditas partai, kemudian menjalankan tugas partai dengan penuh tanggungjawab,” jelasnya.

Karenanya, dalam menentukan calon kepala daerah, baik tingkat II maupun tingkat I, PDI Perjuangan terlihat sangat hati-hati dan cenderung mengumumkan di akhir waktu atau mendekati batas waktu pendaftaran.

“Pemilu merupakan satu tarikan napas. Oleh karena itu calon kepala daerah yang di usung PDI Perjuangan harus mensukseskan pileg dan pilpres,” ujarnya.

Momentum Pilkada serentak 2018 menjadi titik tolak dari kemenangan partai Banteng itu dalam Pemilu mendatang, karena akan memperebutkan jumlah suara terbanyak, yakni di Pulau Jawa. Di Pulau Jawa akan berlangsung pemilihan tiga gubernur, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Barat, yang menguasai suara mayoritas di Indonesia.

“Di dalam kontrak politik bagi calon kepala daerah salahsatunya mensukseskan Pemilu,” terangnya.(dhi)

Berita Terbaru