oleh

250 Ton Sisa Logistik Pemilu Akan Dilelang

Kabar6-Sisa logistik pemilihan umum (Pemilu) sejak tahun 2014 menumpuk di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang yang jumlahnya ditaksir lebih dari 250 ton. Untuk menghapus aset tersebut, KPU mesti melakukan proses pelelangan yang bakal diselenggarakan pekan depan, Sabtu (7/12/2019).

Sekretaris KPU Kabupaten Tangerang Willy Patria mengatakan, pemisahan kotak suara dengan surat suara tersebut dilakukan sebagai tahapan untuk proses lelang. ”Nanti ditimbang dulu (surat suaranya, Red) sebelum dilelang. Saat ini baru tahap pengosongan isi kotak suara yang jumlahnya bisa sampai 250 ton,” katanya.

Menurut Wily, setelah diketahui bobotnya, baik kotak maupun surat suara yang digunakan untuk Pemilu 2019 itu, pihaknya akan mendaftarkan pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKLN). Setelah daftar, kemudian seluruh surat suara akan masuk daftar antrean untuk dilelang.

”Tapi, kami masih menunggu surat izin penghapusan dari KPU RI yang dipakai untuk mendaftar lelang di KPKNL (antre, Red),” terangnya.

Willy menjelaskan, pemenang lelang akan diketahui setelah proses antre di KPKLN. Dari hasil pendapatan lelang akan masuk ke kas negara. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan KPU RI.

**Baca juga: Marak Tawuran Antar Pelajar, DPRD Kabupaten Tangerang Angkat Bicara.

”Surat suara dihapus atau dimusnahkan dengan cara lelang. Jadi, kembali kepada negara hasil lelangnya, termasuk dengan kotak suaranya,” jelasnya.

Willy menambahkan, kotak dan bilik suara yang digunakan pada pemilu beberapa waktu lalu memang hanya boleh digunakan untuk sekali pakai.

”Untuk kotak dan bilik itu memang barang sekali pakai, yang dihapus atau dimusnahkan dengan cara lelang juga,” tukasnya.(Vee)

Berita Terbaru