oleh

Warga Kabupaten Tangerang Desak Jembatan Cimanceuri Dibuka

Kabar6-Masyarakat pengguna Jembatan Cimanceuri yang menghubungkan wilayah Parung Panjang dan Legok-Pagedangan, mendesak agar jembatan yang habis di perbaiki dari anggaran APBD profensi agar segera di buka.

“Sampai kapan jembatan sebelah yang menghubungkan Parung Panjang-Legok itu dibuka, pemerintah Provinsi Banten apa tidak melihat dampak kemacetan tiap hari di perbatasan Legok-Parung Panjang ini. Kami masyarakat Kabupaten Tangerang merasa di rugikan atas kebijakan Provinsi Banten,” ungkap Heryanto, warga yang setiap hari melewati Jembatan Cimanceuri.

Di sisi lain, Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lipanham, Darussamin mengatakan, seharusnya jembatan itu sudah bisa dilewati karna itu merupakan anggaran APBD tahun anggaran 2018 dan waktunyapun 180 hari kerja.
“Proyek jembatan anggaran APBD 2018 seharusnya sudah bisa dilewati baik kenderaan roda empat ataupun lebih, jangan di buat alasan kontraktor itu belum bisa dilewati dengan alasan belum di resmikan oleh Gubernur,” jelas Darus.**Baca juga: Kebijakan Cemindo Gemilang soal Tenaga Kerja Bongkar Muat Tersus Tuai Polemik.

Darus juga menambahkan, bila anggaran multiyers kemungkin belum bisa di lewati karna alasan pekerjaan belum selesai, itu masuk di akal, ini kan anggaran APBD. (jic)

Berita Terbaru