oleh

Warga Ciledug Indah Puasa Ditengah Banjir

Kabar6-Kawasan Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Ciledug, kembali terendam banjir. Hal itu dikarenakan meluapnya anak Kali Angke, setelah hujan mengguyur kawasan Jabodetabek sejak Sabtu (6/7/2014) malam.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang, ada sekitar 575 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir dikawasan perumahan Ciledug Indah 1. Ketinggian air diperkirakan mencapai 80 centimeter hingga 2 meter.

Baharudin (50), warga RT 10/06, Perumahan Ciledug Indah mengatakan, air sudah mulai memasuki rumahnya sejak pukul 12:00 WIB. Ketinggiannya semakin meningkat hingga menjelang waktu sahur.

“Jam 12 air sudah mulai masuk, tapi belum tinggi. Pas mau sahur, ternyata air sudah merendam rumah saya hampir 1,5 meter,” ungkapnya MInggu (6/7/2014).

Lalu, kata dia, dirinya berserta keluarga langsung mengevakuasi diri dan barang berharga yang bisa diselamatkan. “Kalau begini, terpaksa saya harus ngungsi. Sampai airnya surut,” ucapnya sedih.

Baharudin menambahkan, banjir tersebut sama seperti banjir sebelumnya, yakni karena meluapnya Kali Angke akibat air kiriman dari bogor. Sementara turab Kali Angke belum selesai dibangun Pemerintah Kota Tangerang.

“Saya harap pemerintah cepat menormaliasi Kali Angke sampai selesai, kita sudah bosen kebanjiran melulu,” tukasnya.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachruddin saat meninjau lokasi banjir mengatakan, pihaknya akan segera melakukan percepatan normalisasi kali Angke dan pembangunan tanggul yang dinilai bisa menjadi solusi atas permasalahan banjir yang terjadi di kawasan tersebut.

“Target pembangunan tanggul akan kami percepat. Rencannya tahun ini sudah selesai. Sehingga, perumahan cileduk Indah, pemukiman di kawasan petir Candulan, serta wilayah yang dilalui kali Angke tidak lagi akan merasakan musibah banjir yang bisa terjadi belasan kali dalam setahun,” ungkapnya.

Disisi lain, pihaknya juga sudah menginstrusikan bantuan melalui Damkar dan Dinas Sosial, untuk melakukan evakuasi dan pemerian bantuan logistik. Mengingat kebutahan warga di bulan Ramadhan sangatlah banyak. **Baca juga: Masa Tenang Pilpres, Jokowi & Keluarga Umroh ke Tanah Suci.

“Kami sudah menginstruksikan kepada Damkar untuk segera mengevakuasi warga yang masih berada di dalam. Dan mengingat ini bulan ramadhan, kami juga akan menyediakan bantuan logistik berupa menu berbuka yang akan dibagikan kepada warga yang menjadi korban banjir,” tukasnya. (Ges)

Berita Terbaru