oleh

Walikota Tangerang Belum Tetapkan Libur Pencoblosan

Kabar6-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang memandang perlu adanya Surat Keputusan (SK) Pemerintah Daerah untuk meliburkan hari pencoblosan Pemilukada Tangerang.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan partisipasi warga pada saat pencobolsan 31 Agustus 2013 nanti.

Anggota KPU Provinsi Banten, Saiful Bahri mengatakan, SK dari Pemerintah Daerah itu akan efektif untuk perusahaan-perusahaan dan sekolah yang ada di Kota Tangerang agar mereka memberikan waktu kepada karyawan dan pemilih pemula menggunakan hak pilih.

“SK pemerintah daerah perlu terutama bagi perusahaan perusahaan dan sekolah yang ada di tangerang untuk meliburkan karyawan dan anak-anak sekolahnya,” ujarnya, Rabu (28/8/2013).

Ia menjelaskan, penetapan 31 Agustus sebagai hari libur memang sudah sesuai dengan UU 32 tahun 2004, tentang pemerintah daerah. Turunan UU itu yakni Peraturan KPU No 72 Tahun 2009, tentang Pedoman Tata Cara Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Tempat Pemungutan Suara.

“Lambatnya SK ini keluar, sangat besar dampaknya terhadap pemilih yang berstatus pekerja dan anak sekolah,” cetusnya.

Sementara, Sekretaris KPU Kota Tangerang, Ahmad Safei mengatakan, KPU sendiri telah mengajukan surat permohonan kepada Walikota pada Senin (26/8) agar pada hari pemungutan suara 31 Agustus dijadikan sebagai hari libur. Namun, kata Safei, SK untuk penetapan libur tersebut belum direspon oleh Walikota Tangerang.

“Pengakuan dari Bu Yanti ajudan Walikota, wewenang surat penetapan libur pencoblosan diserahkan kembali oleh KPU,” cetus Safei.

Safei menambahkan, KPU Kota Tangerang tidak memiliki wewenang untuk menetapkan libur saat pencoblosan. “Yang berhak memberikan libur hanya pemerintah daerah, KPU tidak berhak untuk memutuskan,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Safei, KPU Kota Tangerang akan menemui walikota guna menanyakan SK penetapan libur tersebut. “Hari ini KPU akan menanyakan ke Walikota,” ungkapnya. (evan)

Berita Terbaru