Pria Gaek Tergantung Membusuk di Ciledug

Garis polisi dipasang di lokasi mayat tergantung di Ciledug.(cep)

Kabar6-Tragis akhir hayat Fuad Andari (63). Pria gaek itu ditemukan tewas tergantung dengan kondisi nyaris membusuk di kayu plafon rumah kontrakannya, di Gg Sawo, RT4/2, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (29/3/2016).

Sedianya, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Sukiman, Ketua RT setempat, yang terusik dengan bau busuk menyengat dari sekitar rumah kontrakan tersebut.

Suganda, menantu korban mengatakan, saat ditemukan kondisi almarhum mertuanya itu sudah nyaris membusuk, dengan posisi tergantung dan wajah tertutup kain sarung seperti ninja.

Persis di lantai tempat jasad Fuad tergantung, juga ditemukan banyak ceceran darah. Suganda sendiri mengaku tidak tahu dari mana asal darah tersebut, mengingat saat sosok ditemukan polisi tidak mengizinkannya masuk.

“Tapi kata polisi, darah itu kemungkinan dari pembuluh darah yang pecah,” ujar Suganda lagi.

Sedianya, Suganda mengaku sudah tiga hari terakhir dirinya dan keluarga yang lain sibuk mencari sang mertua. Pasalnya, sosok sang mertua yang juga mantan sopir taksi itu tidak terlihat sejak hari Minggu 27/3/2016) kemarin.

Itu seiring dengan adanya kesepakatan dari anak-anaknya, yang meminta agar korban tidak lagi tinggal di rumah kontrakan itu. Namun, korban bersikeras ingin tetap tinggal di rumah tersebut.

“Hari ini rencananya mertua saya mau dibawa ke Tenjo. Disana banyak keluarga, supaya ada yang ngurusin. Selama inikan dia tinggal sendirian. Tapi dia bersikeras ingin tetap tinggal disini, sampai akhirnya ditemukan tergantung,” kata Suganda.

Sementara, pihak Polsek Ciledug yang datang ke lokasi mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Tangerang. Namun, pihak keluarga korban ingin segera melakukan pemakaman, dan menolak dilakukan otopsi.

Kapolsek Ciledug Kompol Lambe Patabang Birana mengungkapkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara, diduga kuat korban tewas akibat gantung diri. Karena pada jasad korban tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan. **Baca juga: Lagi, Bupati Zaki Sindir Pemprov dan Pusat Soal Aset Tidak Terurus.

“Diduga korban gantung diri karena depresi, setelah ada masalah dengan anak-anaknya,” kata Lambe. **Baca juga: Wanita Bersimbah Darah Dekat Bandara Soetta Bernama Mulyani.

Rencananya jasad Fuad akan dimakamkan keluarganya di TPU Akasia, Pondok Aren, Kota Tangsel.(arsa/abie)