Pemohon SKCK di Kabupaten Tangerang Meningkat

Pemohon SKCK di Polsek Pasar Kemis.(vero)

Kabar6-Permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kabupaten Tangerang khususnya wilayah Pasar Kemis meningkat pasca libur Lebaran 2018.

Pihak Polsek Pasar Kemis mencatat pasca lebaran permintaan pembuatan SKCK meningkat drastis, dari yang bisanya 80 hingga 100 per harinya, kini bisa mencapai 300 permintaan per hari.

Kanit Intel Polsek Pasar Kemis, Ipda Rohyadi mengatakan setiap harinya pasca libur Lebaran ratusan orang datang ke polsek Pasar Kemis untuk membuat SKCK. Tak jarang dari mereka yang rela mengantri dari pukul 06.00 WIB karena takit kehabisan belangko permohonan SKCK.

“Dari pagi sudah banyak yang antri. Jam enam sudah mulai berdatangan, padahal kami membuka loket jam delapan,” kata Rohyadi kepada Kabar6.com saat ditemui di Mapolsek Pasar Kemis, Selasa, (3/7/2018).

Rohyadi mengatakan pembuatan SKCK kebanyakan akan digunakan untuk melamar pekerjaan dan melanjutkan seekolah.

“Rata-rata mereka bikin SKCK buat ngelamar kerja sama buat keperluan sekolah,” ujarnya.

Hal serupa terlihat di Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang. Sejak pagi sudah ramai didatangi masyarakat yang hendak membuat SKCK.

Kanit Intel Polsek Cikupa, Iptu Rustantyio mengatakan setiap hari hal serupa terjadi di Polsek Cikupa. Bahkan dirinya mengatakan permohonan pembuatan SKCK di Polsek Cikupa sangat tinggi. Namun, karena keterbatasan anggota, maka setiap harinya hanya dibatasi 200 belangko saja.

“Sangat tinggi permintaan di sini, cuma karena tenaga kerja disini hanya dua orang, kami kewalahan. Apalagi saat legalisir, karena satu SKCK bisa dicopy sebanyak lima hingga 10 lembar dan kami harus cap satu persatu,” ucapnya.

Dewi salah seorang pemohon SKCK mengeluh karena sudah menunggu dari pagi hingga siang di Polsek Cikupa.**Baca Juga: Apel Gabungan, Wagub Banten Singgung Soal PPDB.

“Aduh saya mah sudah dari pukul 7, tapi karena rumah saya jauh jadi langsung nunggu saja biar enggak bolak balik,” singkatnya.(vero)